Suara.com - KoinWorks, neobank untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pertama di Indonesia menunjuk Frank Van Deur sebagai Chief Financial Officer (CFO) secara efektif mulai awal Oktober 2022.
Van Deur bergabung dengan jajaran eksekutif perusahaan dan memimpin kemajuan keuangan KoinWorks sebagai neobank yang secara khusus dirancang untuk meningkatkan inklusi keuangan bagi industri-industri yang berdampak tapi belum terlayani sepenuhnya di Indonesia.
Frank Van Deur memiliki lebih dari 20 tahun pengalaman sebagai ahli di bidang advisory, risk, dan funding di industri keuangan dan perbankan di berbagai wilayah, termasuk AS, Asia Pasifik, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika.
Willy Arifin, Executive Chairman dan Co-Founder KoinWorks, menyatakan keyakinannya pada kemampuan Van Deur.
"Frank memiliki pemahaman yang kuat tentang seluk-beluk yang dibutuhkan oleh ekonomi pasar yang sedang berkembang dan merupakan pemimpin dengan pemahaman yang baik tentang lanskap keuangan global yang dinamis," kata Willy dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (12/10/2022).
Sebelumnya, Van Deur adalah Head of Corporate Finance & Capital Markets Asia Pacific di ABN AMRO Bank, yang berbasis di Singapura. Sebagai CFO, Van Deur antara lain akan mengembangkan strategi pendanaan dan forecasting, serta mengawasi pengelolaan keuangan KoinWorks.
“Fokus KoinWorks dalam menyediakan akses pendanaan ke segmen UMKM yang underserved melalui teknologi transformatif menjadi nilai yang diharapkan dan tentu sangat menarik. Saya beruntung bergabung dengan tim yang inovatif dan dinamis yang mempelopori pertumbuhan dan perkembangan yang kuat di industri fintech yang berkembang pesat. Seiring KoinWorks mengembangkan ekosistem yang lebih luas untuk UMKM, saya berkomitmen untuk berkontribusi untuk keberhasilan misi penting ini dengan pengetahuan dan kemampuan yang saya miliki," kata Frank mengenai peran barunya di KoinWorks.
Chief Executive Officer KoinWorks, Benedicto Haryono, menyambut bergabungnya CFO baru di jajaran eksekutif KoinWorks.
“Frank akan menjadi pilar bagi KoinWorks dengan kemampuan analisis yang tajam, karakter yang kuat, dan nilai-nilai yang dimilikinya. Dengan visi yang sama, kami yakin tim kami akan semakin solid, semakin teguh pada tujuan kami, dan semakin maju sebagai perusahaan fintech yang agresif dalam mewujudkan misi kami untuk mendukung sektor UMKM di Indonesia, ” kata Benedicto.
Baca Juga: Inovasi Ini Permudah Manajemen Keuangan Pemilik Bisnis UKM Hingga Influencer
Neobank yang berfokus pada UMKM besutan KoinWorks diperkenalkan ke publik pada April 2022 sebagai KoinWorks NEO. Para pelaku UMKM kini memiliki akses mudah ke fitur-fitur yang sangat dibutuhkan seperti pendanaan untuk modal, melakukan pembayaran, mengirim uang, dan membuat laporan keuangan.
Hanya dalam waktu kurang dari 4 bulan setelah peluncuran, layanan keuangan terintegrasi ini telah memberdayakan UMKM dengan 90 ribu akun NEO, dan 120 ribu NEO Card yang berhasil dibuat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
BRI Dorong Inklusi Keuangan dan UMKM Lewat Teras Kapal di 4 Wilayah Kepulauan
-
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris PT Telkom
-
Borong Penghargaan HR Asia 2026, PT Pegadaian Jadi Best Company to Work For in Asia untuk ke-8 Kali
-
Dorong Kenyamanan Wisata Bali, BTN Ekspansif Dorong Bale Untuk Permudah Transaksi
-
RUPS PT Telkom Setujui Dividen Rp21,9 Triliun dan Buyback Saham Rp4 Triliun
-
Hak Ekspor CPO Milik Eksportir Masih Berlaku, Tak Direbut PT DSI
-
OJK dan CFX Dorong Inovasi dan Regulasi Adaptif di Industri Aset Kripto
-
CFX Gandeng Sejumlah Perguruan Tinggi Perkuat Literasi Aset Kripto dan Blockchain Nasional
-
IDRX: Stablecoin Rupiah Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia
-
Regulasi Kripto Sudah di Level UU, DPR Sebut Indonesia Selangkah Lebih Maju