Suara.com - Menteri Sosial Tri Rismaharini membuka acara Floriculture Indonesia International Convex (FLOII) 2022 yang berlangsung Jumat (14/10), di Hall A Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. Dalam pidato sambutannya, ia mengapresiasi para panitia beserta seluruh elemen atas inisiatif sekaligus keberanian dalam menggelar pameran tanaman hias FLOII Convex 2022.
"Ini sudah lama saya tunggu momentumnya, bagaimana kita bisa mengangkat kekayaan Indonesia dalam percaturan ekonomi dunia," kata dia.
FLOII Convex menghadirkan tanaman hias dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara. Ragam koleksi tanaman hias yang lengkap hadir di sini, mulai dari bunga anggrek, aglonema, adroid, hingga philodendron yang sedang naik daun.
Risma menjelaskan, pemanfaatan kekayaan alam berupa pengelolaan tanaman baik sayuran maupun florikultura pastinya akan berdampak positif untuk masyarakat maupun lingkungan. Hal tersebut telah dibuktikan sendiri ketika dirinya menjadi Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan maupun Wali Kota Surabaya.
Menurut Risma, dengan mendorong warga untuk menanam di pekarangan sendiri, cukup mampu membantu perekonomian keluarga sehingga dapat mengurangi angka kemiskinan.
Selain itu, tanaman hias juga semestinya tidak hanya dikembangkan sekadar sebatas hobi, dan harus dikembangkan secara luas agar dampak ekonominya bisa dirasakan masyarakat luas.
"Kalau kita tidak manfaatkan ini, maka tempat lainlah yang akan menikmatinya. Kita harus sadari karunia Tuhan dengan mensyukuri kekayaan alam ini. Kita jangan sampai seperti ayam mati di lumpung padi, karena kita membiarkan saja potensi ini. Tanaman hias manfaatnya banyak, jangan hanya sekadar hobi, selain cuan, manfaatnya bisa menghasilkan kualitas udara yang baik, serta penanggulan banjir karena bisa dibuat kawasan khusus sebagai hutan kota," imbuh dia.
Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Holtikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Prihasto Setyanto M.Sc mengatakan, industri florikultura dapat berkembang secara berkelanjutan dan sistematis lewat upaya peningkatan kapasitas produksi serta kualitasnya. Hal tersebut dapat dicapai dengan terus inovasi teknologi, regulasi, maupun manajemen korporasi. Pelaksanaan FLOII Convex 2022 merupakan salah satu upaya untuk mempromosikan keanekaragaman produksi tanaman hias secara luas baik untuk pengunjung dari dalam negeri maupun luar.
Pemerintah juga berupaya untuk mempromosikan tanaman hias ke negara lain lewat event one day floriculture sejak tahun 2021, seperti di Belanda, Rumania, Amerika Serikat, serta Mesir. Menurut Prihasto, sambutan akan tanaman endemik asal Tanah Air pun cukup besar, bahkan transaksinya bisa mencapai Rp 7,2 triliun dalam satu hari pelaksanaan event tersebut.
Baca Juga: Jangan Marah Jika Tak Dapat BLT BBM, Mensos Risma: Yang Menyalurkan Bukan Hanya Kemensos
"Kami juga melakukan pembinaan lewat program yang dapat menyentuh langsung petani dengan program kampung florikultura sejak tahun 2020, sekarang lebih dari 100 kampung sudah terbangun dan bisa mendorong pegiat tanaman hias di seluruh Indonesia," imbuhnya.
Pelaksanaan FLOII Convex 2022 diharapkan dapat meningkatkan industri tanaman hias, sarana pertukaran informasi, serta menghasilkan rekomendasi kebijakan yang komprehensif dan konkret untuk pengembangan industri melalui diskusi-diskusi yang digelar.
"Kami harapkan industri florikultura akan berkembang secara besar, para petani saya harap akan lebih berhasil dengan bekerja sama ataupun berkorporasi," imbuh Prihasto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi
-
Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla
-
Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti
-
Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang
-
Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko
-
Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia
-
Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam
-
RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea
-
Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina