Suara.com - Startup Chatat.id terus melakukan pelatihan digitalisasi produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di tanah air. Pelatihan bertujuan agar produk lokal UMKM bisa masuk pasar nasional maupun internasional. Selain itu, untuk membantu UMKM dalam efisiensi pencatatan laporan keuangan.
“Kami baru selesai melakukan pelatihan UMKM di Kabupaten Keerom, Papua, mulai Selasa (11/10/2022) sampai Kamis (13/10/2022) minggu ini. Pelatihan kepada UMKM se-Kabupaten Keerom,” kata Chief Executive Officer (CEO) Chatat.id, Petrus Hadi Satria Bapa.
Adi Mekeng, sapaan akrab Petrus Hadi Satria Bapa menjelaskan pengguna aplikasi Chatat.id dapat mempermudah dalam menjalankan usaha dan jauh lebih efisien. Alasannya, pencatatan keuangan dibuat secara otomatis sehingga usaha UMKM bisa jauh lebih berkembang.
Dia menyebut pelatihan berisikan bagaimana para pelaku UMKM dapat memanfaatkan aplikasi pendamping usaha dalam mendigitalisasikan seluruh kegiatan usahanya, mulai dari kasir, kelola produk hingga pencatatan keuangan.
Kemudian pelatihan terkait juga bagaimana pentingnya digitalisasi laporan keuangan yang efisien dan lengkap sehingga memudahkan para UMKM mengajukan modal usaha.
“Chatat.id adalah aplikasi pendamping bisnis yang memberikan kemudahan bagi pengguna untuk memproses transaksi bisnis, pembayaran digital, mencatat keuangan, manajemen persediaan serta kegiatan bisnis lainnya,” jelas Adi.
Menurutnya, data usaha akan tersimpan dan terenkripsi dengan aman dan menghasilkan laporan keuangan sesuai standar akuntansi yang akurat. Semua fitur telah terintegrasi sehingga mudah untuk dikontrol dan praktis digunakan.
“Saat ini, kami telah bekerjasama dengan sejumlah instansi seperti BNI, Mandiri, BRI, PNM, Telkom, BCA, Jamkrindo, Obormas, Xendit, OJK,” ujar putra dari anggota DPR RI Melchias Marcus Mekeng ini.
Hingga saat ini, lanjut Adi, lembaganya telah melakukan sejumlah pelatihan UMKM di Tanah Air. Diantaranya, pelatihan di Medan, Sumatera Utara bersama lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pelatihan itu dalam rangka gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI).
Baca Juga: Dukung Pemulihan Ekonomi, Batur Sandi Uno Borong Ratusan Paket Nasi Pelaku Rumah Makan di Cirebon
Kemudian pelatihan UMKM di Provinsi Kalimantan Barat bersama BNI. Pelatihan lainnya terjadi di Purwakarta dan Bandung, Jawa Barat.
“Dalam waktu dekat, kami juga akan melakukan pelatihan UMKM di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) seperti Labuan Bajo, Manggarai dan Ngada,” tegas Adi.
Di tempat terpisah, Bupati Kabupaten Keerom, Papua, Piter Gusbager merasa senang Startup Chatat.id bisa melakukan pelatihan UMKM di wilayahnya. Dia berharap UMKM yang telah mengikuti pelatihan bisa secara terus disiplin dalam mengaplikasikan ilmu yang didapat. Para pelaku UMKM diminta selalu mengupayakan digitalisasi pada berbagai aktivitas usaha, mulai dari penjualan hingga pemasaran.
“Terimakasih kepada Chatat.id yang bersedia menjadi mitra Pemkab Keerom. Terimakasih dan apresiasi atas biaya berlangganan gratis aplikasi chatat.id selama 12 bulan,” ujar Piter.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
-
4 HP Snapdragon Paling Murah Terbaru 2025 Mulai Harga 2 Jutaan, Cocok untuk Daily Driver
Terkini
-
Grab Indonesia 2025: Ketika Platform Digital Menjadi Bantalan Sosial dan Mesin Pertumbuhan Ekonomi
-
Purbaya Ungkap Peluang Gaji PNS Naik Tahun Depan, Ini Bocorannya
-
ESDM Terus Kejar Target Produksi Minyak Tembus 900 Ribu Barel per Hari
-
Harga Cabai Tak Kunjung Turun Masih Rp 70.000 per Kg, Apa Penyebabnya?
-
Pasokan Energi Aman, Pembangkit Listrik Beroperasi Tanpa Kendala Selama Nataru
-
Bahlil Tegaskan Perang Total Lawan Mafia Tambang
-
Petani Soroti Kebijakan Biodiesel Justru Bisa Rusak Ekosistem Kelapa Sawit
-
Dirayu Menperin soal Insentif Mobil Listrik 2026, Ini Jawaban Purbaya
-
Jelang Tahun Baru, Purbaya: Saya Pikir Menkeu Sudah Tenang 31 Desember
-
Sejarah! Produksi Sumur Minyak Rakyat Dibeli Pertamina di Jambi