Suara.com - Kolaborasi Warteg (Kowarteg) Indonesia kembali menyasar pedagang pasar dan pedagang kaki lima (PKL) di wilayah DKI Jakarta guna menjaring aspirasi 'Ganjar Presiden 2024'. Kali ini, giliran pedagang pasar dan PKL di Pasar Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat ambil bagian dalam dukungan untuk Ganjar, Minggu (16/10/22).
"Kegiatan hari ini masih sama seperti yang sebelumnya, kita fokus untuk deklarasi, pemantapan, konsolidasi kepada circlenya Kowarteg Indonesia yakni pedagang dan PKL," ujar Koordinator Kowarteg Indonesia, Noehrozi usai deklarasi di kawasan Pasar Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat.
Noehrozi mengatakan, Ganjar sendiri merupakan figur pemimpin yang diinginkan masyarakat kecil. Pembawaannya santai, apa adanya, tetapi tegas terhadap penyelewengan, amanah, berkharisma, dan merakyat inilah yang membuat mereka sepakat mendukung Ganjar menahkodai Indonesia.
"Yang pertama, Pak Ganjar menurut kami itu memang perlu dipertahankan, perlu diperjuangkan untuk menjadi nahkoda atau presiden 2024. Dengan figurnya egaliter, komunikatif, merakyat karena sering mendengar dan langsung turun ke rakyat kecil," jelas Noehrozi.
Ganjar berkomitmen untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi, khususnya sektor UMKM. Menggandeng Bank Jateng, Ganjar memberikan bantuan pada 35 kabupaten/kota se-Jateng, untuk pengembangan UMKM, masing-masing Rp 1 Miliar.
Figur berambut putih itu juga menggagas Kredit Lapak, yakni program stimulus kredit murah Pemprov Jateng bersama Bank Jateng bagi pedagang pasar dan ibu-ibu dengan plafon kredit Rp 25 juta per tahun dengan bunga dua persen. Sementara pada Kartu Jateng Sejahtera (KJS), Ganjar memberikan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp750 ribu per tiga bulan.
"Kami menampung aspirasi pedagang pasar dan PKL, rata-rata mereka menginginkan program atau gagasan pak Ganjar di jateng, seperti Kredit Lapak, Lapak Ganjar, dan lainnya itu mereka ingin merasakan dan berharap program tersebut bisa diperluas ke skala nasional," terang Noehrozi.
Noehrozi berkomitmen bakal terus menjaring aspirasi rakyat kecil serta mengkonsolidasikan dukungan agar harapan "Ganjar Presiden 2024" dapat terealisasikan.
Di lokasi yang sama, Sulistyawati selaku pedagang pasar setempat menyebut, Ganjar adalah pemimpin yang sangat memperhatikan masyarakat dari kalangan menengah ke bawah. Hal ini terbukti dari seringnya Ganjar turun langsung ke lapangan melihat kondisi rakyatnya, memberikan solusi dan menggulirkan program bersama.
Baca Juga: Pemkot Bandung Bakal Gelar Fashion Week di Teras Cihampelas
"Pak Ganjar itu yang saya tau pemimpin yang baik sama rakyat, mengayomi, ramah, dan dicintai sama rakyat. Semoga, beliau bisa menjadi presiden yang memerhatikan dan mensejahterakan rakyat," tutup Sulistyawati.
Selain deklarasi, Kowarteg Indonesia juga membagikan ratusan paket makanan, centong nasi, beserta kaos bertuliskan 'Ganjar Presiden 2024' ke pedagang yang membutuhkan di kawasan Pasar Jembatan Lima, Tambora.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023
-
Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO
-
Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil
-
Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal
-
Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?
-
Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis