Suara.com - Srikandi Ganjar Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar doa bersama untuk proses kelancaran dan pembangunan sumur bor di Kalurahan Pengkol, Ngkimpar, Gunungkidul. Pembangunan sumur bor diharapkan dapat menjadi solusi bagi kelangkaan air bersih yang kerap melanda masyarakat Gunungkidul.
Herawati, Koordinator Wilayah Srikandi Ganjar DIY menyebutkan, pihaknya berinisiatif membangun sumur bor untuk menunjukkan aksi konkret dalam membantu mengatasi persoalan masyarakat. Terutama masalah sosial yang menyangkut hajat hidup banyak orang.
"Kami mendengar dan merasakan betapa susahnya masyarakat Pengkol mendapatkan air bersih. Untuk itu, kami berinisiatif menghadirkan solusi agar dapat mengatasi kelangkaan air bersih. Kami juga bertekad, pembangunan sumur bor semacam ini bisa dilakukan di tempat lain yang mengalami masalah serupa," ujar Herawati.
Herawati melanjutkan, selain membangun sumur bor bagi masyarakat Gunungkidul, Srikandi Ganjar DIY juga melakukan sosialisasi sosok Ganjar beserta program-program kerjanya kepada masyarakat.
Ia menuturkan, kegiatan gotong royong seperti inilah yang telah dicontohkan oleh Ganjar Pranowo selama memimpin Provinsi Jawa Tengah yang telah menginspirasi banyak kalangan, termasuk Srikandi Ganjar.
"Kegiatan seperti ini harus dilakukan secara masif dan intensif. Kami juga berharap bisa menginspirasi yang lain. Kami tidak saja sekadar mensosialisasikan nama pak Ganjar, tetapi kami berupaya untuk selalu meneladani sikap dermawan dan keperdulian beliau untuk selalu hadir di tengan-tengah masyarakat, dan yang kami lakukan saat ini hanyalah mencoba menirukan sikap merakyatnya beliau," jelas Herawati.
Lebih lanjut Srikandi Ganjar DIY berharap, bisa membangun umur bor lebih banyak lagi di beberapa titik. Tentu dibutuhkan sinergi bersama dari seluruh stakeholder, sehingga dapat membantu masyarakat Gunungkidul dari persoalan kelangkaan air bersih.
Sementara itu, Agus Wigihartono selaku Lurah Kalurahan Pengkol mengapresiasi kepedulian Srikandi Ganjar DIY. Menurutnya, masyarakat Dukuh Kebonjero sangat membutuhkan sumur bor, terlebih setiap memasuki musim kemarau yang membuat kelangkaan air bersih selalu menjadi masalah serius yang dihadapi masyarakat.
"Saya sangat senang dengan adanya bantuan sumur bor ini, karena memang kami sangat membutuhkan. Terlebih dikala musim kemarau, warga masyarakat dari dulu sudah sangat mengharapkan adanya sumur bor. Atas nama pemerintah Kalurahan dan masyaratakat mengucapakan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Semoga sumur bor ini bermanfaat bagi masyarakat banyak di daerah kami," ucap Agus.
Baca Juga: Waduh! Proyek Pembangunan Saluran Air Bersih Diduga Sebabkan Hutan di Gunung Slamet Longsor
Senada, Wasidi selaku Dukuh Kebonjero, Kalurahan Pengkol juga mengungkapkan terima kasih kepada Srikandi Ganjar DIY karena telah menghadirkan solusi di tengah masyarakat.
"Terima kasih kepada tim Srikandi Ganjar Pranowo yang telah memberikan bantuan sumur bor kepada masyarakat Kebonjero untuk pelayanan air bersih. Semoga yang telah dilakukan ini mendapatkan berkah dan masyarakat Kebonjero Pengkol mendukung penuh apa yang dilakukan oleh tim Srikandi Ganjar Pranowo," kata Wasidi.
Pada kesempatan tersebut, Srikandi Ganjar DIY memberikan bantuan berupa pembangunan sumur bor beserta pompa air atau sibel dan panel saklar di Dukuh Kebonjero.
Srikandi Ganjar DIY berkomitmen memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan-kegiatan yang didukung filantropis menjadi fokus utama Srikandi Ganjar untuk menghadirkan kesetaraan dan kehidupan yang layak bagi masyarakat yang membutuhkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Beras Makin Mahal, Tapi Harga Cabai Rawit Merah Mendadak Jatuh
-
Perang AS-Iran: 6 Juta Barel Lolos dari Selat Hormuz, Harga Minyak Turun
-
Pengusaha Khawatir Pasar Ekspor Terganggu Imbas Pembentukan DSI, Begini Respons Danantara
-
Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Level Rp17.652 per Dolar AS
-
IHSG Mulai Reborn, Menghijau di Awal Perdagangan Kamis
-
Pasokan Kritis Akibat Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Kembali Melesat ke Level 105 Dolar AS
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram
-
Literasi Keuangan Tertinggal dari Inklusi, Mahasiswa Rentan Terjebak Utang di Era Cashless
-
OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Efek dan Manajer Investasi, Update Modal Minimal
-
Kontraktor Tambang Andalan Perkuat Armada, Bidik Lonjakan Laba 31%