Suara.com - Media sosial kembali diramaikan dengan unggahan uang jutaan rupiah rusak akibat dimakan rayap. Konten yang diunggah kreator @rani**** itu lantas menceritakan, pemilimk uang bermaksud ingin menukar uangnya di Bank Indonesia.
"Jadi aku punya uang yang rusak dimakan rayap. Setelah browsing aku dapat info kalau bisa ditukar di Bank Indonesia," kata pembuat video, dikutip pada Minggu (16/10/2022).
Pengunggah juga membagikan pengalaman saat dirinya melakukan pendaftaran online untuk menukar uang miliknya di Bank Infdonesia. Sayangnya, ia harus menunggu lebih sabar karena antrean penukaran uang mencapai 2 bulan.
"Daftar online dulu untuk jadwal antreannya, aku dapat jadwal antrean 2 bulan setelah daftar," tulis keterangan pengunggah.
Tidak hanya itu, ia juga harus mengikuti arahan dari Bank Indonesia diantaranya daftar ualgnkmeblai karena uang yang dibawa harus ditata rapi atau ditempelkan di kertas untuk kemudian digunting mengikuti pola uang.
"Sedihnya ketentuan tempel gunting ini gak diinfokan dari awal. Alhasil harus antre dari awal lagi. Dan itu lama banget," tulis pembuat video terkait.
Ia juga memperlihatkan sejumlah syarat yang diberikan Bank Indonesia sebelum menukar uang. Ia sendiri sedikit protes karena dalam keterangan laman pintar.bi.go.id tidak ada penjelasan harus menempelkan uang ke kertas minyak dulu.
Berita Terkait
-
Utang Luar Negeri RI Turun Jadi 397,4 Miliar Dolar di Agustus
-
Gubernur BI: G20 Sambut Baik Diskusi Mata Uang Digital Bank Sentral
-
BI Rate Naik, Pengembang Properti Optimis Perbankan Tak Serta Merta Naikan Suku Bunga Kredit
-
BI Ingatkan Pemda di Sumsel Waspada Gejolak Harga Pangan Jelang Akhir Tahun
-
BI Rate Naik, Pengembang Perumahan Yakin Bunga Kredit Tak Langsung Naik
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto