PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) optimistis perbankan belum menaikkan suku bunga kredit meski Bank Indonesia (BI) telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 4,25%.
Presiden Direktur Summarecon Agung, Adrianto P Adhi mengungkapkan, perbankan tidak akan serta merta menaikan suku bunga kredit atau pinjaman, Karena perbankan akan memanfaatkan momentum pemulihan ekonomi untuk meningkatkan penyaluran kredit.
“Ketika BI Rate naik menjadi 4,25 persen, sampai sekarang perbankan belum menaikkan suku bunga. Karena industri perbankan juga mau ikut ambil momentum dalam upaya perbaikan pertumbuhan ekonomi dan geliat industri properti," katanya di Jakarta (10/12/2022).
Adhi memperkirakan BI masih tarik menarik dalam mengeluarkan kebijakan, dengan memperhitungkan inflasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Agar pengeluaran kebijakan moneter tidak agresif.
"BI juga ikut me-manage negara, agar perekonomian tetap tumbuh," ujarnya.
Namun, Adhi menambahkan, industri properti di dalam negeri sudah mulai membaik pasca pandemi Covid-19.
"Makanya, penjualan properti saat ini tidak buruk, karena ekonomi Indonesia sedang rebound," lanjutnya.
Dalam hal ini Summarecon telah meresmikan kawasan baru bernama Summarecon Crown Gading (SCG) seluas 437 Ha. SCG akan mengembangkan The Florana, sebuah konsep supercluster baru di Main Gate Selatan, di mana kawasan perumahan ini dilengkapi dengan Serene Green & Lake sebagai pusat kehidupan komunitas cluster.
Sebagai Super Cluster, The Florana akan terdiri dari 11 cluster. Penghuni memiliki akses mudah ke berbagai fasilitas seperti taman, danau, jalur joging sepanjang 1,6 mil, jalur sepeda, dan jalur pejalan kaki.
Baca Juga: Kolaborasi dan Digitalisasi Kunci Sukses Layanan JKN
Penjualan perdana akan dilakukan pada Sabtu, 12 November 2022. Pada tahap pertama dijual sebanyak 681 unit untuk kategori Luxury Home, yaitu 417 unit Regia Cluster Residence, Hunian Konsep Modern Tropical dengan tipe 5x11, 6x11, 7x11, 7x13 dan 8x13 dengan harga mulai dari Rp 952 juta.
Kemudian 264 unit Cluster Jasmia Residence, Hunian Konsep Modern Classic tipe 9x15, 10x15 dan 12x16 dengan harga mulai Rp 2,6 miliar.
(suara.com)
Tag
Berita Terkait
-
BI Rate Naik, Pengembang Perumahan Yakin Bunga Kredit Tak Langsung Naik
-
KoinWorks Tunjuk Pakar Perbankan Global sebagai Chief Financial Officer
-
Bangkrut Kena Tipu, Tak Mampu Bayar Cicilan Bank, Jessica Iskandar Jual Rumah Mewahnya
-
Menko Airlangga Ungkap Alasan Inflasi Indonesia Masuk 5 Terendah di Dunia
-
Indonesia Waspada, Jokowi Beberkan Antrian 28 Negara Menjadi Pasien Hutang IMF
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
BRI Perkuat Digitalisasi, Tebus Gadai di BRImo Dapat Cashback 10%
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Hadirkan Fitur Tebus Gadai di BRImo
-
BRI Luncurkan Fitur Tebus Gadai di BRImo, Promo 10% Sampai Juni 2026
-
Jelang Lawan PSG, Szoboszlai Tantang Fans Liverpool: Percaya Gak The Reds Bisa Comeback?
-
Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia
-
Tebus Gadai di SuperApps BRImo, BRI Hadirkan Cashback 10%
-
Transaksi Tebus Gadai Kini Bisa via Super Apps BRImo dari BRI, Cashback 10% Menanti
-
Menteri Ekonomi Kreatif Ikut Kena Imbas Gara-Gara Pernikahan Teuku Rassya
-
Berlayar Sampai ke Pulau Sumbawa, Pertamina Pastikan Kompor Warga Tetap Menyala