Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengunjungi lokasi terbentuknya Karang Taruna pertama di Sasana Krida Bakti, Tebet, Jakarta Selatan.
Sandiaga menghidupkan lahan kosong di Sasana Krida Bakti menjadi lahan penghasil cuan. Kegiatan ini merupakan program Juragan Lele dan Lalap yang dijalankan Rumah Sandiuno Indonesia (RSI) dan Rumah Siap Kerja (RSK).
"Saya sangat berbahagia hari ini, di lokasi karang taruna pertama di Indonesia memberikan bantuan yang diperlukan oleh warga yaitu 3 kolam biofolk, 50 unit budidaya ikan dalam ember (budidamber), 4.300 bibit ikan lele lengkap dengan pakan hingga masa panen dan pembinaan," kata Sandiaga.
Dengan program ini Sandiaga berharap masyarakat sekitar dapat memanfaatkannya untuk membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan. Hal ini sebagai langkah untuk menopang ekonomi nasional.
"Saya ingin membuka peluang usaha dan lapangan kerja, karena tahun besok adalah tahun sulit, tahun gelap ekonomi kita, tapi kalau kita punya usaha seperti ini biaya hidup akan lebih terjangkau," ujar Sandiaga.
Kedatangan Sandiaga Uno disambut antuasias oleh masyarakat Kebon Baru, Jakarta Selatan. Anggota RSI, Maria mengatakan, kedatangan Sandiaga membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar.
"Tadi warga sangat antusias menyambut Pak Sandi, mereka dibagikan bibit lele sampai dengan produk UMKM seperti jus bayam dan pokcoy secara gratis," kata Maria.
Maria berharap, kegiatan seperti ini dapat dinikmati oleh masyarakat luas di daerah lainnya dan membantu ekonomi masyarakat.
"Kami berharap Pak Sandi bisa membawa perubahan di Indonesia ke depan dengan gerakan ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat yang berdampak positif," ujar Maria.
Baca Juga: Sandiaga Optimalkan Platform Digital Demi Kenaikan Ekonomi UMKM
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
APBN Tekor Rp 695,1 T, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Aman: Lebih Jago dari Malaysia & Vietnam
-
Dukung Dasco soal Tunda Impor Mobil Pikap India, Kadin: Nanti Jadi Bangkai
-
Purbaya Perpanjang Dana SAL Rp 200 T hingga 6 Bulan: Bank Tak Perlu Khawatir!
-
OJK Tabuh Genderang Perang! Influencer Saham 'Nakal' Terancam Sanksi Berat
-
Perang Cashback Ramadan 2026 Memanas, Platform Adu Strategi Gaet Pengguna
-
Heboh Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pick-Up India Buat Kopdes Merah Putih, Istana Irit Bicara
-
Pelindo Ganti Jajaran Direksi, Mantan Bos Pertamina Jadi Dirut
-
HIPMI Jaya dan Jabar Targetkan Perputaran Uang Rp500 Miliar
-
Harga Tembus Rp100 Ribu di Ramadan, Kementan Guyur 1,7 Ton Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati
-
Menko Zulhas Ungkap Proyek Waste-to-Energy Besutan Danantara Cuma Beresin 20 Persen Masalah Sampah