Suara.com - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) bakal menyediakan kawasan hunian mewah di sekitar daerah Ibu Kota Nusantara (IKN), Samarinda. Kawasan super premium itu bertajuk The Premiere Hills.
GM Marketing The Premiere Hills, Yoga Gunawan menjelaskan, kawasan ini untuk segmen menengah atas yang memberikan tingkat kenyamanan dan kenaikan nilai properti yang optimal bagi para penghuninya.
Kehadiran The Premiere Hills juga menjadi bagian dari komitmen APLN untuk mendukung rencana pembangunan IKN di Kalimantan Timur. Sebab akses The Premiere Hills menuju calon ibu kota negara baru juga sangat mudah.
"Pertumbuhan ekonomi dan rencana pembangunan IKN akan menjadikan Samarinda sebagai salah satu pusat ekonomi Indonesia. Sebagai pengembang, kami juga berinisiatif untuk mendukung pemenuhan tempat tinggal bagi jutaan orang yang akan berpindah ke IKN," ujarnya dalam keterangannya, Kamis (27/10/2022).
Menurut Yoga, Kalimantan Timur selama bertahun-tahun telah menjadi pusat ekonomi berbasis sumber daya alam. Banyak perusahaan nasional dan multinasional yang mengembangkan bisnis di sektor migas, batubara, perkebunan sawit dan pertambangan mineral lainnya.
Faktor inilah yang menjadi Kalimantan Timur sebagai barometer ekonomi Indonesia. Dengan tingkat ekonomi yang tumbuh positif, nilai aset properti di wilayah ini juga sangat tinggi.
"Di wilayah Samarinda rata-rata harga tanah meningkat hingga 15% per tahun. Sementara dik awasan Premium seperti The Premiere Hills kenaikannya bisa lebih tinggi, mengingat lokasinya yang strategis dan eksotis serta didukung fasilitas perumahannya yang sangat premium," jelas Yoga.
The Premiere Hills menawarkan hunian dengan luasan 128 m2 hingga 1.360 m2 sebanyak 191 unit di kawasan seluas 14 hektare. Sejak diperkenalkan awal September 2022, penjualan The Premiere Hills sangat tinggi. Bahkan beberapa konsumen ada yang membeli tipe-tipe besar lebih dari 2 unit.
Fakta ini juga sejalan dengan data Bank Indonesia yang mencatat penjualan rumah tipe besar hingga kuartal II-2022 tumbuh hingga 29,86% (yoy). Besarnya permintaan itu paling tinggi dibandingkan rumah tipe menengah dan tipe kecil.
Baca Juga: Menteri PUPR Ungkap Cara Pemerintah Antisipasi Banjir di Ibu Kota Baru
"Para high net worth individual (HNWI) sadar betul di tengah proyeksi inflasi dan tantangan resesi, properti menjadi salah satu instrumen investasi yang paling aman," imbuh dia.
Kawasan super premium The Premiere Hills merupakan pengembangan dari Bukit Mediterania Samarinda yang telah menjadi ikon baru di Samarinda. Berlokasi tepat di pusat kota, The Premiere hills memiliki aksesibilitas yang mumpuni.
Misalnya akses Tol Balikpapan-Samarinda yang bisa ditempuh hanya dalam waktu 15 menit, dan Bandara Internasional APT Pranoto yang dapat ditempuh hanya dalam waktu 50 menit saja.
Dengan aksesibilitas yang mapan ini, The Premieire Hills juga menawarkan konektivitas ke wilayah-wilayah ekonomi utama di Kalimantan Timur seperti Balikpapan, Bontang, Tenggarong, Berau.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Manfaatkan Reksa Dana BRI, Fakultas Pertanian UGM Beasiswai 6 Mahasiswa dari Keuntungan Investasi
-
Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%
-
Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200
-
Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?
-
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi
-
Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring
-
Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi
-
Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta
-
Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah
-
Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai