Suara.com - Sebelum ecommerce marak seperti sekarang, banyak pelaku bisnis memilih jualan di Instagram. Sebagai salah satu media sosial dengan pengguna terbanyak di dunia, Instagram menawarkan kemudahan untuk akses foto tanpa perlu deskripsi panjang. Cocok buat kamu yang punya bisnis fisik, seperti makanan atau pakaian.
Nah, meski kini banyak orang beralih jualan di ecommerce, kamu masih tetap bisa, kok, jualan di Instagram. Hanya saja, mungkin kamu butuh sedikit effort lebih untuk menggaet pembeli lewat Instagram. Bagaimana caranya?
Simak tips jualan di Instagram berikut ini, mengutip dari laman IDX Channel.
1. Posting tentang produk secara rutin.
Alih-alih posting produk sekaligus dalam satu hari, lebih baik kamu posting beberapa produk setiap hari secara rutin. Misalnya pada hari-hari tertentu, atau bahkan setiap hari. Tujuannya, agar follower selalu melihat ada update dari akun kamu.
2. Behind the process
Kamu jualan makanan, atau menjahit baju daganganmu sendiri? Bikin video behind the process, dan upload sebagai reels di feed Instagram kamu. Tujuannya, supaya calon pembeli yakin sama kualitas barang yang kamu jual.
3. Bikin story untuk berbagai produk
Meski usianya hanya 24 jam, penting juga membuat Instagram Story untuk kumpulan produk-produk jualan kamu. Kamu bisa bikin tema "Product of the Day", atau "Produk Diskon Hari Ini" untuk menarik pelanggan.
Baca Juga: Instagram Tidak Akan Membuat Aplikasi iPad, tapi Tampilan Versi Web Berubah
4. Bagikan postingan foto dan video dari pembeli
Ketika ada pembeli yang mem-posting belanjaannya, kamu bisa membagikan kembali postingan tersebut di feed atau story kamu. Jangan lupa, minta izin dulu untuk membagikannya ke akun bisnis kamu, ya.
5. Bikin tutorial variasi cara menggunakan produk kamu
Jika produk yang kamu jual membutuhkan instruksi khusus dalam penggunaannya, jangan lupa untuk posting cara menggunakan produk di feed kamu, ya. Kalau tutorialnya cukup banyak atau panjang, kamu bisa memanfaatkan fitur IGTV.
6. Buat beberapa postingan untuk produk yang paling populer
Periksa insight dan lihat metrik, seperti tampilan produk untuk mengetahui produk yang paling banyak dicari komunitas. Setelah itu, kamu bisa membuat beberapa postingan untuk produk tersebut, baik di feed maupun story, untuk menarik perhatian calon pembeli.
7. Tampilkan produk secara rutin
Pengguna mungkin tidak langsung memutuskan membeli. Karena itu, kamu sebaiknya tampilkan produk di postingan secara rutin untuk me-refresh ingatan calon pembeli.
8. Kasih link ke media jualan kamu yang lainnya
Beberapa orang mungkin tak nyaman berbelanja di Instagram. Jadi, ada baiknya, selain jualan di Instagram, kamu juga punya media jualan lain, termasuk di ecommerce. Kasih link media jualan kamu yang lainnya, agar mudah diakses untuk calon pembeli.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Pemerintah Gandeng AS Kembangkan Ekosistem Semikonduktor, Potensi Investasi Rp 530 Triliun
-
Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Dibuka, Dapat Uang Saku hingga JKK-JKM
-
Bank Emas Pegadaian Genap Berusia Satu Tahun, Bertekad Menata Masa Depan Investasi Emas Indonesia
-
YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan, Berbagi Berkah Sepanjang Ramadan 1447 H
-
Kisruh Beasiswa LPDP, Waktunya Evaluasi Sistem?
-
Airlangga Pastikan Tarif Dagang Indonesia dan AS Turun ke 15 Persen, Berlaku 90 Hari
-
ESDM Lobi-lobi AS Agar Sel Paner Surya RI Tak Kena Bea Masuk 104%
-
Kemenperin Catat Industri, Kimia dan Tekstil Lagi Loyo di Februari
-
IHSG Nyaris Stagnan pada Perdagangan Jumat, Tapi 352 Saham Meroket
-
BNBR Gelar Rights Issue 90 Miliar Saham, Perkuat Struktur Modal dan Ekspansi CCT