Suara.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus melakukan transformasi digital diseluruh aspek bisnis mereka, tak terkecuali dibidang kompetensi talenta digital.
Hal itu sejalan dengan program Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mendorong lahirnya talenta-talenta digital di perusahaan BUMN untuk meningkatkan daya saing baik di level domestik maupun global.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, mengatakan hingga Oktober 2022 pihaknya telah memiliki 525 talenta digital dari total karyawan.
"SIG terus mendorong pengembangan karyawan yang andal dalam mengadopsi dan memanfaatkan teknologi digital di perusahaan," kata Vita dikutip Jumat (11/11/2022).
Talenta digital merupakan karyawan yang memiliki keterampilan dan kemampuan dalam menggunakan dan mengelola teknologi digital untuk mendukung bisnis perusahaan. Selain infrastruktur, saat ini talenta digital menjadi instrumen penting yang menjadi kunci keberhasilan dalam transformasi digital.
"Tantangan industri bahan bangunan saat ini semakin ketat, sehingga mendorong pelaku bisnis untuk berpikir kreatif dan inovatif, mengoptimalkan peluang serta mengubah tantangan menjadi kesempatan agar perusahaan dapat terus eksis dan berkembang," kata Vita.
Selain itu, lanjutnya, emiten dengan kode saham SMGR ini juga fokus pada peningkatan kompetensi talenta-talenta digital perusahaan yang dilakukan melalui pembelajaran di kelas, workshop, project assignment, mentoring, hingga sertifikasi.
"Dalam dua tahun terakhir SIG juga telah menerapkan kegiatan pembelajaran metode digital melalui platform SuccessFactors Learning Management System dan Digilearn, serta peluncuran materi-materi pembelajaran dalam bentuk video learning, gamification dan podcast," ujar Vita.
Pihaknya, kata dia, juga menyelenggarakan Program SIG Scholarship yaitu beasiswa bagi 100 karyawan untuk jenjang Strata 1 dan Strata 2, dengan rekomendasi jurusan IT, digital dan system analyst.
Baca Juga: Gandeng Mandiri dan HSBC, SIG Rilis Sustainability Framework
Digitalisasi menjadi salah satu inisiatif strategis SIG guna meningkatkan daya saing melalui operational excellent untuk mencapai optimalisasi value chain. Oleh karena itu, lanjut Vita, keberadaan talenta digital menjadi sangat penting untuk mempercepat langkah transformasi digital perusahaan.
"SIG adaptif terhadap kemajuan teknologi digital yang saat ini berkembang pesat dengan menghadirkan sejumlah inovasi dan solusi untuk melanjutkan kepemimpinan pasar atau market leader dan menjadi perusahaan penyedia bahan bangunan yang unggul dan berdaya saing," kata Vita.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Raksasa Ritel Jepang Perluas Ekspansi di RI, Incar Kawasan Pinggiran
-
Investor Asing Borong Saham Rp4,05 Triliun Sejak Awal Tahun
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Proyek Kilang RDMP Balikpapan Habiskan 115 Ribu Ton Semen
-
Lampaui Rata-Rata Nasional, Produktivitas Jagung Dekalb Capai 7 Ton per Hektare
-
BCA Digital Bagikan Strategi Resolusi Finansial 2026
-
Harga Emas Antam di Level Rp2,88 Juta per Gram pada Sabtu
-
Laka Kerja di PLTU Sukabangun Memakan Korban, Manajemen Audit Seluruh Mitra
-
Benarkah MBG Bebani Anggaran Pendidikan?