Suara.com - Buat kamu yang tengah menjalani bisnis sendiri, tentu berharap bisnis yang kamu geluti akan berkembang dan menjadikanmu sebagai pengusaha sukses.
Namun, menjadi seorang pengusaha tentu harus siap menghadapi berbagai tantangan dan juga proses yang panjang. Selain menginvestasikan waktunya untuk memikirkan bagaimana bisnis yang dimiliki dapat terus berkembang, kamu juga harus berkomitmen, memiliki strategi, serta pola pikir yang tangguh sebagai bekal utama agar bisa naik kelas menjadi pengusaha sukses.
Itulah yang disampaikan oleh Chandra Putra Negara, seorang pengusaha, motivator bisnis, sekaligus pemilik akun YouTube “Success Before 30” asal Surabaya, saat acara Lazada Seller Conference: Level Up 2022 beberapa waktu lalu.
Di hadapan puluhan ribu penjual yang hadir secara offline dan online, Chandra menjelaskan bahwa pandemi mendorong pengusaha untuk menjadi lebih kreatif.
Menurutnya, pandemi sewajarnya dijadikan kesempatan untuk mengembangkan bisnis asalkan pengusaha mampu untuk membentuk sistem yang efektif.
“Seorang pengusaha dapat terus menghasilkan uang bila sanggup menemukan solusi dalam menghadapi tantangan dan membentuk sistem guna meningkatkan omzet. Sistem lah yang akhirnya membantu uang mengalir dengan sendirinya. Mindset ini yang harus Anda tanamkan jika ingin menjadi pengusaha,” tutur Chandra.
Penasaran mau tahu lebih detail mengenai cara membangun mental dan mindset pengusaha sukses? Simak tips dari Chandra Putra Negara berikut ini!
1. Belajar dari kesalahan dan terus berusaha menjadi lebih baik
Melakukan kesalahan merupakan hal yang wajar dalam proses membangun sebuah usaha. Akan tetapi, jadikanlah sebagai pembelajaran agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Baca Juga: Jarang Bagikan Kisah Asmaranya ke Publik, Rachel Amanda Resmi Menikah dengan Pengusaha Muda Ini
Misal, jika kamu terlambat membalas pesan pelanggan, hindari mengulangi kesalahan dengan segera membalas pesan dari pelanggan. Karena jika kamu terus membuat pelanggan menunggu, ini bisa menjadi faktor pelanggan beralih ke toko lain.
2. Bentuk tim yang efektif dan bangun koneksi
Memulai dan menjalankan sebuah usaha akan terasa sulit jika dijalankan sendiri, sehingga diperlukan bantuan dan kerja sama tim. Seorang pengusaha harus bisa memberikan arahan dan membentuk sistem kerja yang efektif dan efisien bagi tim agar bisa memberikan layanan yang terbaik untuk pelanggan.
Selain itu, penting untuk memperluas koneksi dan berkolaborasi untuk pengembangan bisnis. Menurut Chandra, rezeki bisa datang dari mana saja, termasuk dari teman atau lingkungan di sekitar.
3. Optimalkan layanan dan penjualan
Dengan adanya kerja sama tim, langkah selanjutnya adalah mengoptimalkan layanan dan penjualan toko, mulai dari sistem respons pesan pelanggan, proses menyiapkan pesanan, pembuatan katalog produk yang menarik, hingga ke pemilihan ekspedisi yang tepat. Ketika kamu sudah meningkatkan layanan toko, pelanggan akan menjadi lebih loyal kepada tokomu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Pertamina dan INPEX Perkuat Kerja Sama Pengembangan LNG Abadi Masela
-
Dasco: Masyarakat Tak Perlu Menimbun Persediaan BBM
-
Efisiensi! Beli BBM Pertalite Dibatasi 50 Liter per Kendaraan
-
Purbaya Pastikan APBN Aman Hadapi Harga Minyak Meski Tembus 100 Dolar AS per Barel
-
Jangan Terlena Konflik Timur Tengah, Ada Bom Waktu di Laut Cina Selatan, RI Bisa Kena Getahnya
-
Digilas Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar Rupiah Terus Lemas
-
Sempat Menguat, IHSG Berujung Terkoreksi ke Level 7.048
-
Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara
-
Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya
-
Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO