Dirinya berpesan, agar para mahasiswa penerima beasiswa dapat lebih serius menimba pengetahuan sesuai bidang ilmu masing-masing. Sekaligus memanfaatkan waktu di bangku perkuliahan dengan baik, hingga bisa menyelesaikan masa studi dengan target dan hasil terbaik. Beasiswa ini pun diharap semakin meningkatkan kualitas daya saing sumber daya manusia di Kota Bontang melalui jalur pendidikan formal.
“Kami harap para penerima beasiswa terus bersungguh-sungguh dalam belajar. Sehingga ilmu yang dimiliki bisa bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara,” pesan Qomaruzzaman.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Bontang Lukman, menyampaikan terima kasih atas kontribusi dan peran aktif UPZ Pupuk Kaltim terhadap peningkatan kualitas sumberdaya manusia di Kota Bontang, melalui beasiswa cendekia yang telah berjalan sejak 2020.
Dirinya menilai beasiswa ini wujud sinergi antara pemerintah dan UPZ Pupuk Kaltim dalam mendorong kemajuan dunia pendidikan. Hal ini pun diharap semakin meningkatkan daya saing SDM lokal, sehingga peningkatan kesejahteraaan masyarakat mampu terwujud secara merata.
“Kami ucapkan terima kasih atas dukungan UPZ Pupuk Kaltim dalam membangun SDM unggul dan berdaya saing yang sejalan dengan pembinaan karakter dan akhlak. Hal ini kami harap makin berdampak terhadap peningkatan kualitas kehidupan masyarakat Bontang,” ungkap Lukman.
Direktur Bidang Pengumpulan Baznas RI Faisal Qosim pun mengapresiasi kinerja UPZ Pupuk Kaltim yang terus berkomitmen menjalankan amanah penyaluran zakat karyawan perusahaan sesuai sasaran. Dikatakannya, beasiswa untuk pendidikan anak bangsa penting didukung agar mampu melahirkan generasi produktif dengan daya saing dan kompeten di segala bidang.
Menurut dia, penyaluran zakat tidak selalu berbicara dari sisi konsumtif, tapi juga sisi produktif seperti halnya beasiswa. Saat generasi mendapat pendidikan yang layak, maka kemanfaatan untuk mendorong masyarakat yang lebih berdaya saing mampu dicapai, agar ke depan turut menjadi muzakki baru dengan manfaat yang jauh lebih besar dalam pembangunan.
“Kami senantiasa mendorong penyaluran manfaat zakat dapat mengantarkan mustahik menjadi muzakki, dan beasiswa ini merupakan salah satu upaya menuju hal tersebut. Bagi penerima beasiswa, kami berpesan agar tetap menjadi teladan agar kedepan turut memberi manfaat di masyarakat.” tutur Faisal Qosim.
Diungkapkannya, UPZ Pupuk Kaltim merupakan salah satu unit pengumpul zakat terbaik di Indonesia, melihat besarnya kontribusi yang disalurkan bagi masyarakat dengan tepat sasaran. Hal ini pun mengantarkan UPZ Pupuk Kaltim mendapatkan penghargaan setiap tahun dari Baznas RI, bahkan terakhir di tahun 2022 meraih penghargaan di 3 kategori , yaitu kategori pengumpulan, penyaluran dan pelaporan terbaik.
Baca Juga: Komitmen Terhadap Masyarakat dan Lingkungan, Pupuk Kaltim Borong Penghargaan ISDA 2022
Artinya pengelolaan zakat yang diamanahkan muzakki Pupuk Kaltim berjalan dengan baik, serta sesuai dengan tujuan berdirinya UPZ untuk memberikan manfaat dari dana zakat dalam upaya penanggulangan kemiskinan.
"Semoga di tahun ke-4 ini, UPZ Pupuk Kaltim semakin meningkatkan peran dalam menjalankan amanah penyaluran zakat karyawan Pupuk Kaltim. Termasuk para muzakki, diberikan kelimpahan pahala dan berkah dari Allah SWT," pungkas Faisal Qosim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Perkuat GCG and Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik
-
Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?