Suara.com - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) berhasil meraih penghargaan bergengsi pada ajang ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) Awards 2021 dari ASEAN Capital Markets Forum (ACMF). Penghargaan yang diberikan terdiri dari ASEAN Top 20, ASEAN Asset Class, dan Top 3 of Indonesian PLCs.
CIMB Niaga berhasil mempertahankan nilai ACGS tertinggi di antara seluruh perusahaan di Indonesia untuk kedua kalinya dan merupakan perusahaan Indonesia pertama yang berhasil masuk sebagai ASEAN Top 20 (20 perusahaan dengan nilai tertinggi dari seluruh perusahaan di 6 negara anggota ASEAN).
Direktur Compliance, Corporate Affairs and Legal CIMB Niaga Fransiska Oei menyatakan, penghargaan ini merupakan apresiasi atas konsistensi CIMB Niaga dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) sesuai standar ASEAN.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran komisaris, direksi, dan karyawan CIMB Niaga yang telah bekerja dengan standar tata kelola yang tinggi, sehingga dapat meraih penghargaan ini dan menempatkan kami setara dengan perusahaan-perusahaan terkemuka di ASEAN. Penerapan GCG di Perusahaan adalah salah satu upaya untuk membangun pondasi yang kokoh untuk terus berkembang dan berdaya saing tinggi,” kata Fransiska dalam keterangannya, Sabtu (3/12/2022).
Fransiska menjelaskan, CIMB Niaga terus berkomitmen menerapkan dan meningkatkan kualitas penerapan GCG di setiap proses yang dijalankan Bank sesuai dengan standar yang berlaku di Indonesia, ASEAN maupun best practice internasional. Implementasi GCG dilakukan oleh seluruh jajaran mulai dari Dewan Komisaris, Direksi, hingga karyawan.
“Kami meyakini dengan senantiasa meningkatkan kualitas implementasi GCG, CIMB Niaga dapat memberikan nilai tambah secara maksimal kepada para pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya,” tambah Fransiska.
ACGS Awards merupakan penghargaan yang memberikan penilaian atas praktik GCG para emiten atau perusahaan publik di negara-negara Asia Tenggara. Penghargaan ini diinisiasi oleh ACMF dan didukung oleh Asian Development Bank (ADB).
Adapun proses peer-review dilakukan setiap dua tahun dan diikuti oleh enam negara ASEAN, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Singapura, dan Vietnam.
Melalui inisiatif ini diharapkan, perusahaan di seluruh kawasan meningkatkan tata kelola perusahaan dan mempromosikan ASEAN sebagai tujuan investasi.
Baca Juga: Modal Asing Sebesar Rp9,64 Triliun Masuk Indonesia Selama Bulan November
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga
-
Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
-
ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026
-
Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!
-
Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat
-
Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran
-
OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi