Suara.com - Pendidik di kampus bisnis harus mampu mendampingi, membimbing, dan mengevaluasi seluruh proses perjalanan akademik mahasiswa sehingga dapat menghasilkan generasi yang proaktif, punya visi ke depan, dan kreatif terhadap tantangan bisnis masa depan.
Hal itu dikatakan Rektor IPMI International Business School Prof. Ir. M. Aman Wirakartakusumah M.Sc., PhD. dalam 5th International CEO Congress yang diikuti 429 akademisi dari 34 negara di dunia pada akhir pekan lalu. Forum tersebut membahas peningkatan kualitas akademik serta pertukaran informasi tentang persoalan ekonomi, sosial, dan budaya yang sedang dihadapi dunia.
"Keberhasilan sistem pendidikan di dunia perguruan tinggi kuncinya ada di keteladanan dan karakter dari pendidik. Forum CEO Congress ini menjadi bukti nyata bahwa para pendidik dari berbagai penjuru dunia tak hanya mampu memberikan pelajaran, tetapi juga bisa menghasilkan penelitian ilmiah yang dapat bermanfaat bagi civitas academica," kata Prof Aman.
Lebih lanjut Prof Aman mengatakan, kemajuan ilmu bisnis yang pesat menuntut perlunya inovasi pembelajaran mahasiswa yang sesuai dengan tuntutan abad ke-21 dengan bercirikan kreatif, inovatif, dan adaptif. Saat ini, IPMI mendorong para mahasiswa untuk membangun dan mengembangkan ekosistem bisnis yang mampu mengatasi persoalan perubahan iklim global sehingga dapat menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Ditambahkannya, IPMI tengah bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI untuk merancang strategi peningkatan komoditas unggulan berbasis agroforestri. Ini sebagai bentuk dukungan terhadap ekosistem bisnis hijau yang dapat mengurangi dampak pemanasan global.
"Selain itu, kampus IPMI juga bekerjasama dengan Plan International Indonesia dalam mendidik SDM perempuan yang tangguh dalam berbisnis. Ini merupakan bentuk perwujudan kesetaraan gender dan pendidikan berkualitas inklusif di Indonesia," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok
-
Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay
-
Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen
-
IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000
-
RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan