Suara.com - Seiring perkembangan digitalisasi saat ini, Kimia Farma terus mengembangkan bisnisnya lebih luas melalui kolaborasi dengan Bank Mandiri. Hal ini merupakan perwujudan dari Nota Kesepahaman antara Kimia Farma dengan Bank Mandiri yang telah ditandatangani pada 4 Oktober 2022 lalu.
Kini masyarakat dapat memperoleh produk-produk yang tersedia di Apotek Kimia Farma melalui fitur Livin’ Sukha dalam platform Livin’ by Mandiri.
Kimia Farma telah memiliki layanan yang berbasis mobile digital platform yaitu aplikasi Kimia Farma Mobile yang terintegrasi dengan jaringan Apotek Kimia Farma di seluruh Indonesia.
Kimia Farma Mobile hadir untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh akses produk-produk kesehatan, mulai dari pembelian produk suplemen, vitamin, dan obat-obatan. Melalui aplikasi ini, pengguna juga dapat mengakses berbagai layanan kesehatan yang dimiliki Kimia Farma.
Dengan bergabungnya Kimia Farma Mobile dalam platform Livin’ by Mandiri akan menjadikan platform ini andalan bagi masyarakat Indonesia dalam mengakses kebutuhan produk kesehatan sehari-hari.
Selain itu, platform ini juga memudahkan penggunanya dalam transaksi dan pembayaran tanpa perlu berpindah ke aplikasi lain dengan menerapkan konsep “one stop solution for all your lifestyle” dengan operasional selama 24 jam.
“Kimia Farma dan Bank Mandiri berkolaborasi untuk menyajikan layanan belanja produk kesehatan secara mudah melalui aplikasi Livin’ by Mandiri. Kimia Farma akan terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar David Utama, Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk.
Lebih lanjut, David menyampaikan bahwa kolaborasi ini dapat meningkatkan pertumbuhan transaksi digital dan menjadi bagian strategi kedua pihak dalam mendorong pertumbuhan bisnis. Di samping yang terutama adalah wujud komitmen Kimia Farma dan Bank Mandiri dalam menciptakan layanan kesehatan komprehensif dan terintegrasi dalam satu aplikasi.
Sementara itu, Direktur Jaringan & Retail Banking Bank Mandiri, Aquarius Rudianto, menyampaikan pihaknya menyambut baik kolaborasi dengan Kimia Farma yang menjadi wujud sinergi antara perusahaan BUMN dalam menyediakan layanan dan solusi kebutuhan masyarakat secara digital.
Baca Juga: Dukung Ketahanan Kesehatan Nasional, Kimia Farma Teken MoU dengan Sinopharm International
“Sejak awal, kenyamanan nasabah bertransaksi sudah jadi prioritas utama Bank Mandiri. Kini, akselerasi digital Livin' by Mandiri telah berhasil mengintegrasikan seluruh solusi transaksi finansial hingga lifestyle (gaya hidup) dalam satu aplikasi secara mudah, nyaman dan aman,” ujar Aquarius.
Pihaknya berharap, sinergi dan kolaborasi antara kedua perusahaan akan terus berlanjut dalam menghadirkan inovasi digital yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat.
“Kehadiran layanan Kimia Farma mobile semakin melengkapi fitur Livin’ Sukha, hal ini sejalan dengan upaya Bank Mandiri untuk menjadi lokomotif urban yang bisa memberikan solusi kebutuhan finansial dan lifestyle (gaya hidup) yang lengkap,” lanjutnya.
Sebagai informasi, saat ini fitur Livin’ Sukha telah berkolaborasi dengan belasan mitra untuk menghadirkan beragam produk dan layanan gaya hidup yang dapat dinikmati oleh nasabah secara praktis, seperti pembelian tiket pesawat, kereta, hotel, voucher gim, hingga belanja atau fesyen.
Adapun, sampai dengan November 2022 tercatat Livin’ by Mandiri telah diunduh lebih dari 20 juta kali dengan total transaksi menembus 1,7 miliar transaksi serta nilai transaksi yang mencapai lebih dari Rp 2.100 triliun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Rencana 100 Gudang Pangan Disorot, Salah Lokasi Bisa Jadi Mubazir
-
Rupiah Loyo Lagi, Masih Betah di Level Rp 17.242/USD
-
YLKI Pertanyakan Infrastruktur dan Sistem Keselamatan PT KAI dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Santunan Korban Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek Harus Dipercepat dan Dipermudah
-
Bos KAI Ternyata Sering Dipanggil Prabowo, Bahas Apa?
-
Buntut Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, MTI Desak KNKT Bongkar Keandalan Taksi Listrik VinFast
-
Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik
-
Setelah Ada Kecelakaan KRL, BP BUMN Baru Evaluasi KAI Secara Menyeluruh
-
Tren Investasi Emas Digital Semakin Diminati di Indonesia
-
Perbedaan RDPU dan RDPT, Mana yang Lebih Cuan untuk Investor Pemula?