Suara.com - Selah sukses menyelenggarakan seluruh rangkaian program Generasi Hebat 2022 mulai dari Kick Off, Pelantikan Agen Hebat, Leadership Bootcamp, dan Change Project, Kimia Farma menutup program ini melalui Acara Jambore Generasi Hebat.
Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dari Kimia Farma terhadap 304 Agen Hebat yang telah aktif terlibat dalam program Generasi Hebat 2022.
Acara Jambore Generasi Hebat ini dilaksanakan di SMKN 26 Jakarta, dimana PT Kimia Farma Tbk berkolaborasi dengan anak usahanya, PT Kimia Farma Trading and Distribution (KFTD) dalam pemberian apresiasi untuk 10 Agen Hebat terbaik atau yang disebut sebagai Duta Hebat berupa dana pendidikan.
Apresiasi diberikan oleh M. Rony Hidayat selaku General Manager Umum dan Teknologi Informasi PT Kimia Farma Tbk untuk 6 kelompok dengan Change Project terbaik.
Tidak hanya dana pendidikan, Kimia Farma juga memberikan benefit exposure dari brand Marcks Teens untuk para Duta Hebat.
Program Generasi Hebat 2022 lahir dari concern Kimia Farma terhadap maraknya perilaku bullying, pengaruh negatif narkoba, dan seks bebas.
Program ini sesuai dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDG’s) nomor 3 yang salah satu targetnya adalah memperkuat pencegahan dari penyalahgunaan narkotika dan penggunaan yang berbahaya dari alkohol.
M. Rony Hidayat dalam sambutannya menyampaikan bahwa para Agen Hebat Kimia Farma dapat menjadi agen perubahan generasi muda untuk dapat mencegah perilaku bullying, bahaya seks bebas, dan penyalahgunaan narkoba.
Sehingga melalui program ini diharapkan para generasi muda dapat menjadi contoh dalam bertutur dan berperilaku baik di masyarakat.
Baca Juga: Bank Mantap dan Kimia Farma Diagnostika Teken Kerja Sama Penyediaan Klinik Kesehatan
“Acaranya sangat menyenangkan, topik yang terkesan tabu dan sensitif ternyata bisa menjadi topik yang membuat semua peserta antusias. Saya juga merasa bangga bisa memberikan sharing knowledge ke teman-teman yang lain dalam agenda Change Project,” ujar Shafa
Aulia, Agen Hebat Kimia Farma 2022 asal SMKN 15 Kota Bekasi.
“Dengan sasaran anak SMA/SMK sederajat, Generasi Hebat merupakan program yang baik untuk meningkatkan kesadaran mengenai bahaya narkoba dan seks bebas. Program ini dapat menambah ilmu bagi para siswa yang pastinya berguna di kemudian hari. Kami mengapresiasi PT Kimia Farma Tbk yang telah peduli terhadap generasi muda,” ujar M. Akkas Bakri selaku Kepala Sekolah SMKN 26 Jakarta.
Dalam perjalanan menuju Jambore, 304 Agen Hebat telah belajar tentang bahaya bullying, pentingnya self love & knowing yourself, bahaya penyalahgunaan narkoba, bahaya HIV/AIDS, keterampilan komunikasi dan kepemimpinan, serta pentingnya kesehatan kulit.
Para Agen Hebat juga telah melakukan Change Project berupa pengimbasan materi melalui sosialisasi yang dilakukan secara online maupun offline, dengan total 7.290 peserta dari 56 SMA/SMK di wilayah Jabodetabek.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Purbaya Akan Tambah Perusahaan Pemungut Pajak Toko Online di Ecommerce
-
DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah
-
Potongan Aplikasi Ojol 8 Persen Tak Untungkan Mitra Pengemudi
-
Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?
-
Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman
-
Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
-
Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi
-
Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu
-
RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun