Suara.com - Kejutan menyapa para mahasiswa Tanri Abeng University, saat mengunjungi kantor Pegadaian Salemba, Jakarta Pusat. Awalnya mereka membayangkan, sebagai sebuah perusahaan lama, maka kantornya berkesan kaku dan birokratis.
Tapi mereka salah. Begitu memasuki kantor, mereka disambut oleh petugas sekurity yang ramah dan ruangan lobi yang keren.
Begitupun setelah mereka memasuki ruang kerja, interior dan perlengkapannya didesain sangat modern. Ada arena permainan Tamiya, studio musik, mini studio TV dan podcast serta lapangan futsal.
“Pertama kali yang terpikir saat mau ke sini, saya kira ini perusahaan BUMN biasa, yang fasilitasnya biasa saja. Ternyata kantornya keren, kayak perusahaan start up, tapi versi BUMN. Apalagi setelah diberikan literasi, ternyata produk-produknya juga nggak kalah keren,” kata Zahra Syahira, mahasiswi jurusan Komunikasi.
Hal senada disampaikan oleh Iman Syah, mahasiswa jurusan Manajemen.
“Saya sangat terkesan dengan manajerialnya. Banyak perusahaan lebih fokus pada profit, tetapi Pegadaian justru memperhatikan hal-hal kecil. Misalnya mahasiswa diajari menabung emas dengan biaya yang sangat murah, hanya Rp30 ribu setahun. Hal ini diluar dugaan saya dan dugaan banyak orang, saya rasa!”
Sementara itu, Dosen Komunikasi Tanri Abeng University, Irwan Setyawan menyampaikan, mereka sengaja diajak ke Pegadaian karena menurutnya Pegadaian adalah institusi yang luar biasa. Pegadaian yang dulunya berkesan “ndeso”, sekarang menjadi perusahaan modern dengan pertumbuhan yang luar biasa.
“Inovasi yang dilakukan Pegadaian banyak sekali, sehingga di masa pandemi tetap eksis sedangkan banyak perusahaan seperti bingung menghadapi krisis bahkan banyak pula yang kolaps. Ini menjadi pelajaran berharga bagi mahasiswa tentang bagaimana mengelola perusahaan menjadi hebat serta mengkomunikasikannya dengan baik kepada masyarakat," katanya.
Kehadiran mahasiswa Tanri Abeng University merupakan bagian dari program Company Visit. Sejumlah mahasiswa jurusan Manajemen dan Komunikasi hadir untuk belajar tentang transformasi dan komunikasi perusahaan.
Baca Juga: Melalui HoKi, Pegadaian-ISEI Siap Cetak Bibit Unggul Wirausaha Muda
Tampil sebagai nara sumber VP Corcomm PT Pegadaian, Basuki Tri Andayani dan Senior Manajer Komunikasi Eksternal, Riana Rifani. Basuki memaparkan materi dengan tema “Transformasi Pegadaian Menjawab Tantangan Zaman”, sedangkan Riana Rifani menyampaikan materi “Peran PR dalam Menyukseskan Transformasi Perusahaan”.
Basuki sangat mengapresiasi antusiasme mahasiswa yang telah hadir dan mau belajar tentang Pegadaian.
“Kami sangat mengapresi kehadiran para mahasiswa. Mereka adalah calon pemimpin masa depan sehingga dahaga mereka akan ilmu pengetahuan harus dipenuhi. Selain manajemen dan komunikasi, mereka juga harus dibekali dengan pengetahuan mengelola keuangan. Dalam hal ini kami mendorong mereka untuk mulai menabung emas," katanya.
Berita Terkait
-
Pegadaian Gagas Program Setor Sampah Bisa Ditukar Emas
-
Jelang Tutup Tahun, Pegadaian Buka Sampai 30 Desember 2022
-
Pegadaian Gelar Pelatihan UMKM untuk Mendukung Pemberdayaan Perempuan
-
Pegadaian Diganjar sebagai Perusahaan Tepercaya di Ajang GCG Award 2022
-
Melalui HoKi, Pegadaian-ISEI Siap Cetak Bibit Unggul Wirausaha Muda
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Pencabutan Izin Tambang Gerus Saham-saham Big Caps, IHSG Masih di Level 8.900
-
Purbaya Ungkap Alasan Rupiah Menguat: Bukan Karena Thomas Djiwandono
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
Rupiah Masih Tekan Dolar AS, Melesat ke Level Rp 16.768/USD
-
Purbaya Mau Tambah Bandwidth Coretax Jelang Deadline SPT Tahunan
-
Konjen RI Respon Kabar Proyek Jembatan Indonesia-Malaysia: Sudah Ada Komunikasi
-
BRI Peduli Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Tekan Angka Stunting di Indonesia
-
Daftar Saham LQ45, IDX30, dan IDX80 Terbaru: BREN, CUAN Hingga BUMI Masuk
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan Sanitasi bagi Ratusan Keluarga di Buleleng
-
Saham BUVA Masuk MSCI? Analis Ungkap Potensi Emiten Happy Hapsoro