Suara.com - Sukarelawan Santri Dukung Ganjar (SDG) Jabodetabek kembali melakukan aksi sosial dengan membagikan bantuan kepada sejumlah majelis taklim.
Kali ini, SDG Jabodetabek memberikan bantuan berupa pengeras suara atau speaker hingga kaus kepada Majelis Taklim Al-Khoiriyah yang ada di Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.
Koordinator Wilayah SDG Jabodetabek Farhan Ikshan mengatakan dalam kegiatan itu mereka disambut langsung oleh pimpinan majelis taklim, Hj Mimih.
Pada kesempatan itu, pihaknya juga menyosialisasikan sosok Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo yang memang dikenal dekat dengan ulama dan kaum pesantren.
"Kedatangan kami disambut dengan baik oleh pihak majelis taklim," ujar Farhan.
Menurut Farhan, kegiatan silaturahmi itu juga terinspirasi dari sosok Ganjar yang memang dekat dengan rakyat.
Mereka pun sengaja melakukan hal itu agar bisa lebih dekat dengan semua kalangan.
"Sosok Pak Ganjar memang sudah sangat dikenal, karena memang sikap beliau yang rendah hati dan bisa membaur dengan semua kalangan," kata dia Farhan.
Dia pun berharap bantuan yang diberikan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh kelompok majelis taklim tersebut.
Baca Juga: Komitmen Bantu Masyarakat, Relawan Ustaz Sahabat Ganjar Berikan Speaker dan Sembako di Deli Serdang
Sementara Hj Mimih selaku pengasuh majeli taklim mengaku senang bisa bersilaturahmi dengan sukarelawan Santri Dukung Ganjar.
Dia pun memuji sosok Ganjar Pranowo yang memang dikenal baik dan kerap berbagi dengan sesama.
"Pak Ganjar itu, orangnya baik, murah hati. Dan beliau juga suka berbagi," ujar Hj Mimih.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai