Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini berpotensi rebound setelah ditutup melemah 0,48% pada perdagangan kemarin.
"IHSG dapat mengalami rebound terbatas untuk menuju kisaran 6.867-6.892," kata analis PT Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, dalam riset harian untuk perdagangan Rabu (1/2/2023).
Namun demikian, jelas Ivan, pergerakan IHSG masih tetap memiliki peluang untuk melanjutkan pembentukan Wave b, dengan potensi penurunan terdekat ke level 6.790 apabila posisinya masih di bawah 6.917.
Dia menyebutkan, saat ini level support IHSG berada di posisi 6.815, 6.790 dan 6.745, sementara resistance-nya di 6.933, 6.968 dan 7.000. "Berdasarkan indikator, MACD menandakan momentum bullish," ujar Ivan.
Untuk perdagangan hari ini, lanjut dia, BinaArtha Sekuritas merekomendasikan pelaku pasar agar mengakumulasi pembelian saham AMRT, ASII, ESSA, HRUM dan MEDC.
Pada penutupan perdagangan Selasa (31/1/2023) IHSG berakhir melemah ke level 6.839, indeks terpantau melemah 0,48% atau turun 33 basis poin.
Mengutip data RTI, IHSG bergerak dar level bawah di 6.827 dan level atas di 6.880 dari pembukaan perdagangan tadi pagi di posisi 6.872.
Investor melakukan transaksi sebesar Rp12,1 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,7 miliar saham.
Pada penutupan kemarin 232 saham terpantau menguat, 287 terkoreksi, dan 193 lainnya stagnan. Lima indeks sektoral melemah, mengikuti pelemahan IHSG. Sedangkan lima indeks sektoral lainnya selamat ke zona hijau.
Baca Juga: Calon Emiten Teknologi Ini Antre IPO, Incar Dana Segar Rp153 Miliar
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek