Suara.com - Raut wajah bahagia terpancar dari ratusan nelayan di Kampung Sindang Laut, Desa Cimalaya Girang, Subang, Jawa Barat. Mereka disambangi Komunitas Nelayan Pesisir Jawa Barat yang memberikan oli gratis untuk kapal berlayar menangkap ikan.
Dalam sambutannya, Koordinator Wilayah (Korwil) Komunitas Nelayan Pesisir Jawa Barat Asep Hidayat berkomitmen ingin memajukan komunitas nelayan di beberapa daerah di Jawa Barat, khususnya Kabupaten Subang.
Untuk mendukung aktivitas para nelayan melaut, Asep dan relawannya menyalurkan dua drum dan tiga jeriken berisi oli perahu pengangkut ikan.
"Kami memberikan bantuan oli kepada nelayan Kampung Sindang Laut. Ada 500 liter untuk sekitar 120 nelayan di sini," ucapnya setelah penyerahan bantuan oli di lokasi.
Asep menjelaskan para pelaut di sana sangat memerlukan oli setiap bulannya untuk memperlancar aktivitas melaut. Bantuan tersebut membuat mereka irit sehingga pendapatan otomatis bertambah.
"Memang kebutuhan mereka itu oli. Mereka kurang pendanaan. Dengan bantuan ini, kami bisa mengurangi pengeluaran mereka. Pendapatan mereka pun bisa bertambah," katanya.
Asep berharap para penangkap ikan ini dapat saling bekerja sama dan bersinergi agar hasil tangkapan maksimal sehingga bisa menaikkan pendapatan mereka.
"Harapan ke depan untuk para nelayan bisa saling bekerja sama. Mereka bisa bersaing dengan nelayan lain di luar Jawa Barat. Selain itu, bisa bersinergi dengan sesama nelayan,"
Sementara itu, Ketua Komunitas Nelayan KUD Mina Jaya Laksana Taryadi menyatakan para nelayan sangat membutuhkan oli agar mesin bisa beroperasi maksimal selama nelayan melaut. Dengan pemberian oli gratis ini, mereka tentu makin bersemangat dalam mencari ikan sehingga hasil tangkapannya maksimal.
Baca Juga: Perahu Nelayan Pesisir Barat yang Hilang Ditemukan di Perairan Cilacap
"Oli sangat penting untuk pelumas mesin perahu sehingga aktivitas kami melaut berjalan lancar. Adanya bantuan oli dari komunitas ini sangat membantu kami.
Taryadi berharap program pemberian oli gratis tersebut bisa terus berlanjut ke daerah pesisir lainnya di Jawa Barat sehingga manfaatnya makin luas.
"Kami berharap bantuan atau program ini berkelanjutan. Diketahui kehidupan nelayan seperti ini. Agar kebutuhan nelayan dapat terpenuhi supaya hidup nelayan sejahtera," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Emiten NETV Tiba-tiba Ditinggal Direktur Utamanya
-
Impor 105 Ribu Pikap India PT Agrinas Dianggap Berlawanan dengan Program Prabowo
-
Cara Cetak Emas di Pegadaian Terbaru Lengkap Syarat, Biaya, dan Alurnya
-
Bulog Mulai Kirim Beras ke Arab Saudi pada 28 Februari
-
Defisit APBN Capai Rp 54,6 T per Januari 2026, Purbaya Klaim Masih Terkendali
-
Ekonom: Tarif Impor AS Bisa Tekan Rupiah dan Picu Kenaikan Harga Dalam Negeri
-
Harga Bitcoin Anjlok ke Level Terburuk Februari Imbas Tarif Trump
-
7 Fakta Penting di Balik Proses Demutualisasi Bursa Efek Indonesia
-
IHSG Menghijau 1,35% di Sesi I, 480 Saham Melesat
-
Pengendali Borong 4,49 Miliar Saham BUKA, Rogoh Kocek Rp674 Miliar