Suara.com - PT KAI (Persero) dalam waktu dekat ini membuka penjualan tiket kereta angkutan Lebaran. Penjualan perdana tiket kereta api akan dimulai pada 26 Februari 2023 mendatang.
Masyarakat bisa 'perang' mencari tiket kereta api untuk ke kampung halaman sesuai dengan rute yang diinginkan pada tanggal tersebut mulai pukul 00.00 WIB.
"Penjualan tiket KA di masa angkutan lebaran 2023, dimulai sejak pukul 00.00 WIB," tulis KAI dalam instagram resminya, seperti dikutip, Rabu (21/2/2023).
Adapun pemesanan tiket bisa dilakukan melalui KAI Access, situs resmi KAI, contact center 121, dan aplikasi online travel agent lainnya.
Perlu diingat, dalam penjualan tiket angkutan lebaran ini, KAI menerapkan kebijakan, di mana aturan menjual tiket mulai H-45.
Artinya, masyarakat bisa membeli tiket kereta pada 26 Februari untuk keberangkatan pada 12 April 2023 mendatang,
"Perubahan ini dilakukan untuk semakin meningkatkan pelayanan serta memberikan kesempatan bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanannya dengan kereta api pada masa Angkutan Lebaran," kata VP Public Relations KAI Joni Martinus.
Adapun berikut syarat dan jadwal penjualan tiket dan keberangkatan angkutan lebaran kereta api:
Baca Juga: Program Mudik Motor Gratis Kemenhub Kembali Digelar, Simak Rute Jadwal dan Cara Mendaftar
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
Terkini
-
Wamenkeu Klaim Defisit APBN Masih Aman Meski Ada Perang AS-Israel-Iran
-
PT SMI Klaim Pembiayaan Proyek Masih Aman Meski Ada Konflik Timur Tengah
-
Bidik Investor Kalangan Masyarakat, PT SMI Siapkan Obligasi Rp 8-10 Triliun di 2026
-
Menkeu Purbaya: Anggaran Masih Bisa Bertahan Jika Harga Minyak 92 Dolar AS per Barel
-
Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia, Apa Sebab?
-
PT SMI Salurkan Rp 125 Triliun untuk Proyek Strategis Nasional
-
BEI Buka Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen
-
Pelayaran Selat Hormuz Ditutup, Biaya Logistik Terancam Melonjak
-
Elnusa Petrofin Perkuat Mitigasi Risiko, Pastikan BBM Aman Selama Ramadan
-
Chandra Asri Nyatakan Force Majeure, Konflik di Israel & AS vs Iran Jadi Penyebab