Suara.com - Dwicitra Land pengembang properti kembali membuat gebrakan di awal tahun untuk menggaet kaum milenial. Kali ini pengembang properti yang membangun perumahan elit Darmawangsa Residence Bekasi, Jawa Barat itu menawarkan solusi kepemilikan hunian yang terjangkau bagi keluarga muda dan generasi milenial.
Solusi tersebut ditawarkan melalui peluncuran kawasan hunian baru yang bertajuk The East dalam Perumahan Darmawangsa Residence. Dikembangkan pada area seluas 20 hektar yang mencakup empat klaster eksklusif dengan luasan sekitar 4 - 5 hektar per klaster. Klaster pertama di Kawasan The East adalah Padma, yang menyediakan jumlah unit terbatas hanya 100 unit rumah.
Penawaran perdana Cluster Padma dilakukan dengan menggelar grand Product Knowledge (PK) bagi 500 lebih mitra Agen Marketing di halaman parkir water park “Water Splash” Darmawangsa Residence, Selasa, 14 Februari 2023. Solusi hunian affordable ditawarkan Dwicitra Land seiring dengan kondisi perekonomian global yang belum pulih total pasca Pandemi Covid-19.
Direktur Dwicitra Land Bryan Soedarsono menjelaskan, Darmawangsa Residence merupakan kawasan hunian yang mengusung konsep township bernuansa hijau terbesar di wilayah Bekasi, Jawa Barat.
"Unit-unit rumah di klaster yang dijual sekarang sudah memiliki harga mendekati 800 juta-an untuk 1 lantainya, maka itu kehadiran Cluster Padma di Kawasan The East memberikan opsi rumah 1 lantai yang lebih terjangkau di harga 500 jutaan per unit," ujar Bryan seperti dikutip, Senin (27/2/2023).
Cluster Padma menyediakan rumah satu lantai dengan luas bangunan dan tanah 33/60 meter persegi, dan dibanderol hanya Rp 500 jutaan per-unit. Meski demikian, fasilitas penunjang yang tersedia di Cluster Padma tergolong cukup lengkap. Dalam klaster memiliki one gate system dengan keamanan 24 jam, playground, taman, dan sudah lengkap dengan jaringan internet fiber optic.
Bryan menegaskan, sesuai dengan tagline Kawasan The East, Pilihan Pintar Untuk Millenial, maka Cluster Padma bisa menjadi solusi kebutuhan rumah affordable bagi para millennial dan keluarga muda yang ingin tinggal di Kawasan Darmawangsa Residence.
"Cluster Padma dibangun karena kita melihat banyak konsumen yang ingin memiliki rumah di Darmawanga Residence, namun kemampuan masih belum cukup untuk tinggal di cluster yang sudah ada. Setelah COVID dan sekarang adanya isu resesi, dikhawatirkan akan semakin memberatkan konsumen untuk membeli rumah. Maka itu kami berinisiatif untuk membuka Kawasan The East yang rumahnya memiliki harga lebih terjangkau," jelas dia.
Bryan bersyukur, selama ini pihaknya mendapatkan dukungan penuh dari pihak perbankan. Hubungan perbankan dengan Dwicitra Land pun terjaga dengan sangat baik. Tidak heran, bila pengembangan Kawasan The East terutama Cluster Padma telah didukung oleh tujuh bank besar, antara lain Bank BTN, Bank OCBC, Bank Danamon, BRI, Mandiri, BSI, dan BTN Syariah.
Baca Juga: Masih SMA, Mario Dandy Ternyata Punya Bisnis Properti Seharga Puluhan Miliar
"Kalangan perbankan sadar bahwa isu krisis ekonomi pasca pandemi pasti menyulitkan masyarakat khususnya generasi milenial. Untuk itu, kita bersinergi, developer kasih solusi rumah terjangkau, sementara pihak bank menawarkan program KPR yang memudahkan," ungkapnya.
Lantaran sinergi yang menghasilkan berbagai kemudahan kepemilikan hunian tersebut, kehadiran Cluster Padma di kawasan The East, Darmawangsa Residence langsung disambut antusias oleh masyarakat. Hal itu, dibuktikan dengan kehadiran sebanyak 500 lebih property agent pada acara Grand PK.
"Saya optimis penjualan bakal moncer. Diperkirakan dalam 3 – 4 bulan ke depan pemasaran Cluster Padma udah beres," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026
-
Tembus 1.134 Konsultasi, Posko THR Kemnaker Kini Layani Pengaduan Pekerja
-
Hutama Karya Jamin Jalur TarutungSibolga Siap Dilalui Pemudik
-
Meski Kuota Penuh, Masyarakat Masih Punya Kesempatan Daftar Mudik Motor Gratis
-
Petani Tembakau Peringatkan Ancaman Pandemi Ekonomi Jilid II
-
Danantara Tunjuk Perusahaan China Garap Proyek Listrik Jadi Sampah di Bogor
-
Harga Minyak Dunia Membara, RI Mulai Lirik Pasokan dari Rusia? Begini Kata Wamen ESDM
-
Waspada! IHSG Bisa Menuju Level 6.000 Lagi, Ini Pemicunya
-
OJK Bakal Rombak Aturan Papan Pemantauan Khusus, Sinyal Positif bagi Investor?