Suara.com - Mario Dandy Satriyo anak dari pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo ternyata punya aset properti. Mario Dandy diamankan aparat kepolisian setelah melakukan penganiayaan terhadap seorang anak bernama David. Dalam aksinya, Dandy bahkan memalsukan pelat nomor mobil jeep Rubicon.
Dari jenis kendaraan tersebut bisa diduga Dandy memiliki kekayaan cukup tajir. Cuitan akun @AfifFuadS di Twitter menyebutkan anak Rafael Alun tersebut mempunyai aset properti berupa kamar Indekos yang diiklankan dalam aplikasi pencari kamar kos, Mamikos.
Kos tersebut bernama M One yang beralamat di Jl. Mendawai I No.92, RT.4/RW.7, Kramat Pela, Kec. Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan.
Berdasarkan penelusuran Redaksi Suara, aset properti di kawasan tersebut diharga berkisar Rp6 miliar hingga Rp50 miliar.
Dari aplikasi tersebut diketahui Mario Dandy menyewakan kamar kos seharga Rp3.500.000 per bulan termasuk biaya listrik. Tidak dijelaskan berapa jumlah kamar yang tersedia. Namun, berdasarkan foto yang terpampang, kos-kosan tersebut memiliki dua lantai.
Kamarnya berukuran 4 x 6 meter dengan kamar mandi di dalam. Fasilitas kamarnya adalah AC, meja, lemari pakaian, cermin, guling, kasur, TV, bantal, jendela, dan kursi. Sementara untuk fasilitas kamar mandi adalah shower, kloset duduk, wastafel, dan air panas.
Di samping fasilitas kamar ini ada pula fasilitas umum berupa parkir luas untuk mobil, motor, dan sepeda. Kemudian ruang tamu, ruang makan, laundri, dispenser, dan penjaga kos.
Untuk yang berminat ngekos di kamar tersebut perlu mematuhi peraturan tamu yang menginap dikenakan biaya, satu kamar diisi maksimal dua orang namun bukan pasutri dan tidak boleh membawa anak, penambahan biaya elektronik khusus, dan pembayaran deposit Rp2 juta yang akan dikembalikan jika periode sewa berakhir namun tak ditemukan kerusakan pada perlengkapan kamar. Dari deskripsi mengenai kos-kosan di atas bisa dihitung berapa pendapatan Mario Dandy per bulan jika menyewakan 5 – 10 kamar.
Kekayaan Rafael Alun
Melansir laman resmi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), jumlah harta Rafael Alun naik drastis dalam delapan tahun pelaporan. Pelaporan pertama pada 2013 lalu, harta Rafael Alun tercatat Rp21.458.134.500.
Pelaporan terakhirnya pada 2021 harta tersebut meroket menjadi Rp56.104.350.289, jumlah yang cukup untuk membeli satu unit Rubicon seharga Rp1-Rp2 miliar. Rata-rata setiap tahun harta Rafael Alun naik Rp1 – Rp3 miliar.
Rincian dari harta Rp56 miliar lebih tersebut didominasi oleh tanah dan bangunan senilai Rp51 miliar lebih. Rafael Alun memiliki sebelas unit tanah dan bangunan yang tersebar di Kabupaten Sleman, Jakarta, dan Kota Manado.
Anehnya, dalam rincian harta kekayaan tersebut tak termuat unit Rubicon yang menjadi bagian dari kekayaan Rafael Alun. Alat transportasi tercatat hanyalah Toyota Camry Sedan keluaran 2008 seharga Rp125 juta dan Toyota Kijang 2018 seharga Rp300 juta.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
4 Aksi Tengil Mario Dandy Satrio: Ngebut 180 Km/Jam Sambil Main HP di Tol sampai Aniaya David
-
Biasa Geruduk Orang Flexing, Kok Ditjen Pajak Bungkam Mario Dandy Satrio Punya Usaha Kos sampai Jeep Rubicon?
-
Mario Dandy Anak Pejabat Pajak Terancam Pasal Berlapis
-
Terungkap Sudah Foto dan Umur Diduga Pacar Anak Pejabat Pajak Pelaku Pengeroyokan: Ternyata Masih Bocil!
-
Sosok Agnes Pacar Mario Dandy, Mantan Kekasih David yang Diduga Terlibat Penganiayaan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu