Suara.com - Dikabarkan bahwa klub motor besar yang ada di lingkungan Dirjen Pajak secara resmi dibubarkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani. Hal ini sebagai tindak lanjut atas himbauan beliau bahwa pegawai Dirjen Pajak tidak boleh memiliki gaya hidup mewah.
Belasting Rijder sendiri viral setelah Dirjen Pajak, Suryo Utomo terlihat mengendarai moge di unggahan akun Instagram-nya beberapa saat yang lalu. Mengingat kondisi dan citra lembaga ini tengah porak-poranda akibat kasus yang belakangan terjadi, instruksi dari Menkeu langsung ditindaklanjuti dengan cepat.
Sekilas Profil Belasting Rijder
Belasting Rijder sendiri merupakan klub moge yang ada di lingkungan Dirjen Pajak. Anggotanya terdiri dari pegawai Dirjen Pajak aktif dan nonaktif yang sudah pensiun, dan disatukan dengan minat yang sama pada motor.
Sebenarnya Belasting Rijder tidak hanya mengakomodir pegawai Dirjen Pajak yang memiliki minat pada moge saja, namun juga pada beberapa jenis motor lain seperti Vespa, hingga skuter jumbo seperti NMAX dan PCX.
Aktivitas yang dilakukan selayaknya klub motor pada umumnya, yakni sunmori, berkonvoi ke tempat wisata tertentu, dan berkumpul bersama. Semua dokumentasinya dapat dilihat di akun Instagram dan YouTube dari klub motor ini, sebelum kemudian akun-akun tersebut ditutup, di setel ke mode privat, atau dihapus.
Akun dari klub motor ini tidak hanya berjumlah satu saja, namun beberapa di kota-kota besar Indonesia. Masing-masing akun sering kali mengunggah kegiatan yang dilakukan oleh anggotanya dalam rangka menghabiskan waktu luang bersama.
Karena dinilai menimbulkan citra yang kurang santun di masyarakat, maka kemudian Menkeu menginstruksikan pembubaran klub motor yang ada di lingkungan DJP ini secara langsung.
Asas Kepatutan dan Kepantasan Publik
Alasan utama yang digunakan Menkeu dalam membubarkan klub motor tersebut adalah karena ia menilai bahwa pegawai Dirjen Pajak dan anggota keluarganya seharusnya tidak mempertontonkan gaya hidup mewah.
Hal ini melanggar asas kepatutan dan kepantasan publik, yang pada akhirnya dapat menurunkan tingkat kepercayaan publik pada lembaga tersebut, dan Kementerian Keuangan secara umum.
Disampaikan oleh beliau, bahwa meskipun moge diperoleh dari uang halal atau gaji resmi, mengendarai dan memamerkan moge bagi pejabat atau pegawai pajak dan Kemenkeu telah melanggar kedua asas tersebut.
Hal ini dinilai mencederai kepercayaan masyarakat secara umum.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
5 Fakta Klub Moge Belasting Rijder yang Bikin Sri Mulyani Meradang, Langsung Dimusnahkan
-
Dear Pak Dirjen Pajak yang Ikutan Pamer Moge, Bersiaplah Hadapi Amukan Sri Mulyani Ini
-
Sri Mulyani Ikut Dihujat, Klub Moge Belasting Rijder Dibubarkan
-
Tegas!! Sri Mulyani Minta Club Moge Pegawai Pajak Belasting Rijder Dibubarkan
-
Geram Sri Mulyani Lihat Dirjen Pajak Suryo Utomo Gegayaan Naik Moge: Bubarkan Klub Belasting Rijder DJP!
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Judol dan Pinjol Intai Buruh Banten, Ada Pekerja Terlilit Utang Miliaran hingga Kena PHK
-
Merajut Mimpi Pulang Kampung: Kisah Sevi dan 50 PMI Taiwan Rintis Usaha Bersama BRI
-
Kupas Tuntas Misteri Adegan Pasca-kredit Film Spider-Man: Brand New Day
-
Tiga Tahun Beruntun, PT Importa Jaya Abadi Sabet Top Brand Award 2026 Kategori Furniture Besi
-
Saat Bankir, Ekonom hingga Bos BUMN Tinggalkan Jas, Lalu Naik Panggung Ketoprak
-
Ubaidillah Amin Stafsus Menkeu Purbaya Ditunjuk Jadi Komisaris Pelindo
-
Profil Syerly Salim, Lurah Paya Pasir Viral Sindir Warga yang Ngeluh soal Penerangan Jalan
-
Modus TPPO Makin Beragam, Ketua Komisi XIII DPR Dorong Revisi UU
-
Siap-siap War Tiket Upacara HUT RI ke-81 di Istana, Kuota Terbatas Hanya 8.100 Orang
-
Di Tengah Efek Pemangkasan TKD, Pemkab Bogor Pastikan Gaji Pegawai dan Operasional Tetap Aman