Suara.com - Jawa Tengah (Jateng) menjadi provinsi dengan realisasi proyek strategis nasional (PSN) terbesar se-Indonesia di 2022. Berdasarkan data Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), Jateng berhasil menyerap PSN senilai Rp 3,68 triliun dari total APBN sebesar Rp 134,46 triliun.
Adapun, PSN yang telah direalisasikan di Provinsi Jateng antara lain jalan tol, bendungan, irigasi, jalur kereta api, hingga pelabuhan. Salah satu pembangunan terbanyak adalah fasilitas jalan tol.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani pun berharap, jalan tol yang dibangun bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Jateng. Sri berharap, pertumbuhan ekonomi Jateng bisa menyentuh angka 6 persen.
Hal itu dikatakan Sri Mulyani usai meninjau proyek Jalan Tol Solo-Yogyakarta bersama Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Colomadu, Ngasem, Colomadu, Karanganyar, Jateng.
“Bisa tumbuh enam persen ya Pak Ganjar. Kita berharap sesudah seluruh jalan tol ini terkoneksi, masyarakat bisa mobile, jalur ekonominya lebih lancar dan masyarakat juga bisa melakukan kegiatan yang bisa menimbulkan dampak ekonomi,” kata Sri Mulyani.
Menanggapi hal itu, Ganjar menyebut pihaknya akan menggenjot target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen itu. Terutama setelah proyek Tol Solo-Yogyakarta selesai dan bisa dilintasi masyarakat.
“Harapannya, kalau itu sudah jalan semuanya kita mesti menggunakan, memanfaatkan itu agar kemudian pertumbuhan ekonominya bisa menjadi jauh lebih tinggi, lebih cepat,” kata Ganjar.
Untuk mewujudkannya, Ganjar akan memaksimalkan pengelolaan jalan tol tersebut. Sehingga, masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung.
“Betul teorinya, kalau kita tidak bisa menggunakan ya percuma,” tutur Ganjar.
Baca Juga: Pegawai Kantor Pajak Punya Klub Moge, Begini Tanggapan Sri Mulyani
Untuk diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) perekonomian Jateng pada Triwulan IV 2022 tumbuh 5,24 persen secara tahunan (YoY/Year on Year). Dibandingkan perekonomian nasional yang tumbuh 5,01 persen, pertumbuhan ekonomi Jateng lebih baik.
Dalam kesempatan bersama Sri Mulyani dan Basuki, Ganjar juga mendengar testimoni dari sebagian masyarakat terdampak proyek tol Solo-Yogyakarta yang telah menerima Uang Ganti Rugi (UGR). Ganjar mengatakan, pembebasan lahan mereka berjalan lancar.
“Tadi beberapa sampel diberikan ke kita dan tanyain oleh Bu Menkeu, ditanyain Pak Basuki, ditanya buat apa, ternyata rata-rata ya ganti untung. Ada yang jadi kos-kosan, ada yang jadi rumah, jadi sawah,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi
-
Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok
-
Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik
-
ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya
-
Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa
-
Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya
-
OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance
-
Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni
-
Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK
-
IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis