Suara.com - Agung Podomoro, pengembang properti, memudahkan konsumen untuk membeli rumah sambil berinvestasi dengan Easy Pay. Kehadiran Easy Pay akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan produk properti Agung Podomoro, sekaligus berinvestasi pada aset yang bernilai yang berlokasi di berbagai kota besar di Indonesia.
Assistant Vice President Residential Agung Podomoro Zaldy Wihardja menjelaskan Perusahaan merespons tingginya minat konsumen untuk memiliki produk properti karya Agung Podomoro, untuk itu mengulang kembali kesuksesan acara festival tahun lalu dengan menggelar Festival Investasi Properti 2023 dan memperkenalkan program pembiayaan baru yaitu Easy Pay.
"Easy Pay merupakan terobosan Agung Podomoro untuk mengantisipasi kebutuhan pasar saat ini, di mana fasilitas tersebut dapat memberikan kemudahan dan keringanan pembayaran. Hal ini sekaligus memperkuat komitmen kami untuk selalu menjadi solusi bagi konsumen dalam mewujudkan impiannya memiliki properti dengan kualitas tinggi di tengah situasi yang sangat dinamis," ujarnya di Jakarta, Jumat (3/3/3).
Disampaikan Zaldy, minat yang tinggi tidak terlepas dari inovasi baru yang selalu dihadirkan sekaligus memberikan pengalaman kepada konsumen yang lebih baik (Customer Obsession) melalui pembelian produk properti yang unggul, nyaman dan berkualitas.
"Perusahaan terus fokus pada kebutuhan konsumen akan hunian dan fasilitas premium yang belum pernah dirasakan individu pada produk properti lainnya (beyond expectation). Properti Agung Podomoro terpercaya dan merangkul setiap tahapan kehidupan sehingga membantu setiap individu dalam meraih kualitas hidup yang lebih baik, optimal dan bernilai," kata dia.
Optimisme Perusahaan terhadap situasi pasar saat ini menurut Zaldy tidak terlepas dari situasi makro di mana pertumbuhan ekonomi Indonesia terus membaik, sepanjang 2022 berdasarkan data BPS tumbuh 5,31%. Pertumbuhan ekonomi salah satunya didorong oleh sektor properti yang menjadi leading sektor terhadap roda perekonomian nasional.
Melansir Indonesia Property Market Outlook Rumah.com, tahun lalu indeks permintaan properti meningkat sampai 16,4% (yoy), jauh lebih tinggi dibandingkan kenaikan indeks harga properti sebesar 4,9% (yoy), dan indeks pasokan properti 3,7% (yoy).
Artinya, permintaan lebih besar dibanding pasokan dan banyak masyarakat berminat untuk beli properti namun tidak banyak developer yang merilis proyeknya.
"Kami memahami peran strategis sektor properti terhadap perekonomian. Karena itu pada saat pandemi dan kondisi ekonomi yang melambat, Agung Podomoro tetap agresif membangun dan mengembangkan proyek – proyek properti baru agar pelaku usaha yang tergantung dengan sektor properti tetap bisa hidup dan membuka lapangan kerja baru. Agung Podomoro terus mendorong berbagai inovasi sehingga menjadikan kehidupan penghuni di setiap masterpiece properti kami akan semakin bernilai," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
Terkini
-
Kenaikan Harga Pertamax Dorong Inflasi 0,44 Persen pada Juni
-
IHSG Akhirnya Ijo di Sesi I, BBCA dan TPIA Jadi Penopang
-
BBCA Jadi Bidikan Asing, Dana Rp1,19 triliun Lenyap Selama Dua Hari
-
Sambut ARTJOG 2026 di Yogyakarta, BRImo Hadirkan Kemudahan Pembelian Tiket: Diskon Sampai 15%
-
Tetap Berlaku Juli, Peresmian B50 Tunggu Jadwal Prabowo
-
Mulai Hari Ini, Pedagang Online Wajib Punya NIB untuk Jualan di E-Commerce
-
Tak Sampai 6.000, BBCA Diramal Hanya Bergarak Hingg level 5.900 Hari Ini
-
Media Lokal Kunci Percepatan Edukasi Ekonomi Sirkular di Daerah
-
Mulai Hari Ini, Potongan Komisi Ojol Resmi Turun Jadi 8 Persen
-
Cek Harga Dolar AS di Bank Himbara dan Swasta, Ada yang Jual Rp18.050