Suara.com - Menjelang puasa dan lebaran Idul Fitri, masyarakat Kota Jambi diajarkan membuat kue kekinian. Dengan pelatihan-pelatihan yang dilakukan UMKM Sahabat Sandiuno ini nantinya dapat menciptakan lapangan kerja secara luas, terutama untuk diri sendiri maupun berkelompok serta bisa menyerap tenaga kerja lainnya.
Ketua UMKM Sahabat Sandiuno Jambi, Rina mengatakan program ini selaras dengan 4,4 juta lapangan kerja tercipta di 2024. Menurutnya pelatihan pembuatan kue kekinian tradisional Jambi menjadi potensi bisnis baru untuk peningkatan ekonomi keluarga.
"Kegiatan workshop penciptaan lapangan kerja sesuai dengan program kerja Pak Sandiaga Uno, melalui pelatihan pembuatan kue Kekinian dapat menginovasi produk dan potensi UMKM di Jambi, kita berharap moment Idul Fitri dapat menjadi unggulan yang baik," kata Rina.
Rina menjelaskan ini suatu hal yang memotivasi UMKM naik kelas dan wirausaha baru untuk bangkit. Sehingga Sahabat Sandiuno siap memberikan solusi, akses pasar, hingga pendampingan jangka panjang.
"Kami mencoba memotivasi UMKM setelah masa pandemi kemarin untuk terus bangkit dan kembali menciptakan wirausaha baru, dan wirausaha lama bisa naik kelas. Program ini akan terus berlanjut, kita akan bantu memberikan pasar dan dampingi kendala-kendala mereka," jelas Rina.
Sandiaga Uno dinilai figur presiden yang peduli dan menyentuh langsung rakyat Indonesia dengan mengupayakan lapangan pekerjaan baru yang bergerak dan maju dari ekonomi kecil.
"Pak Sandiaga Uno luar biasa apa adanya, saya semakin yakin beliau akan menjadi tokoh yang baik, terutama bagi kami yang membutuhkan sosok pemimpin yang tidak berhenti dalam satu musim," tegas Rina.
Dalam kegiatan ini peserta diberikan materi dari mulai mindset berwirausaha, literasi investasi saham, dan produk perbankan.
Sementara itu, salah satu peserta pelatihan Nurjanah, 37, menyampaikan kehadirannya mengikuti pelatihan ingin menambah wawasan baru mengenai peluang usaha menjelang Idul Fitri. Dikarenakan bisnis kue keringnya dapat ditingkatkan dari olahan coklat.
Baca Juga: idEA Harap Revisi Permendag 50/2022 Tidak Jadi Bumerang Buat UMKM
"Saya mengikuti pelatihan ini untuk menambah ilmu, kebetulan mempunyai usaha kue kering tembang goyang. Harapannya tidak hanya mengandalkan kue kembang goyang saja, tetapi bisa mendapat pengetahuan olahan coklat yang kita praktekkan. Ini sangat menarik untuk kita pasarkan kedepannya apa lagi mendekati bulan puasa dan lebaran Idul Fitri," ujar Nurjanah.
Pada kegiatan ini peserta pelatihan mengucapkan terima kasih kepada Sandiaga Uno dan UMKM Sahabat Sandiuno. Mereka berharap UMKM lebih berkreasi dan inovatif lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
Tiket KA Lebaran dari Gambir dan Pasar Senen Ludes 625 Ribu, 18 Maret Jadi Tanggal Favorit
-
Pensiunan Didorong Tetap Produktif Lewat Program Pemberdayaan
-
BI Catat Indeks Keyakinan Konsumen Turun pada Februari
-
InJourney Hospitality Kembalikan Operasikan Hotel Bersejarah di Dekat Malioboro
-
Sentuh Rp16.949 per Dolar AS, Rupiah Berpotensi Tertekan jika Konflik Timur Tengah Berlanjut
-
Bahlil Gunakan Jurus B50 dan E20 untuk Hadapi Minyak Dunia yang Mendidih
-
PT TASPEN Imbau Pensiunan Waspada Penipuan, Tegaskan THR Langsung Masuk ke Rekening
-
Purbaya Pastikan Anggaran MBG Tak Dipotong, Tapi Belanja Diperketat
-
Purbaya Salahkan Ekonom soal Rupiah Lemah ke Rp 17 Ribu hingga IHSG Jeblok
-
Bahlil Minta Warga Tak Panik, Jamin Stok BBM Aman dan Harga Subsidi Tak Naik