Suara.com - Sukarelawan Srikandi Ganjar Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar workshop beads accessories bersama puluhan anak muda di Kota Kupang.
Koordinator Wilayah Srikandi Ganjar NTT, Raeda Kusrorong mengatakan kegiatan positif itu terinspirasi dari kesadaran perempuan-perempuan muda di daerahnya yang tertarik untuk berwirausaha melalui karya.
"Kami membuat suatu kegiatan bertemakan magic beads untuk mengembangkan kreasi perempuan milenial menjadi sebuah modal usaha. Kurang lebih seperti workshop belajar berwirausaha dengan membuat manik-manik menjadi aksesoris," ujar Raeda.
Dia berharap melalui workshop tersebut para peserta nantinya bisa memiliki skill sendiri yang bisa dikembangkan untuk menjadi usaha.
Sementara, pemateri workshop Tasya Benyamin mengatakan kegiatannya membuat aksesoris berawal dari hobinya yang suka mengoleksi pernak-pernik unik.
"Saya bersama pacar saya punya hobi sama, suka aksesoris manik-manik. Kemudian kami melihat di NTT atau khususnya di Kupang itu masih jarang ada orang-orang yang menjual aksesoris dari manik-manik, jadi akhirnya waktu itu kamu berpikir kayaknya kami harus buat aksesoris dari manik-manik," kata Tasya.
Tasya mengaku senang dipercaya Srikandi Ganjar NTT untuk menjadi pemateri dan memberikan motivasi kepada anak muda Kupang untuk menghasilkan cuan lewat kreasi.
Menurut dia, para peserta workshop sangat tertarik mengikuti pelatihan yang diberikan.
Itu terlihat dari rasa antusias mereka yang tinggi untuk belajar mengkreasikan magic beads.
Baca Juga: TWB 2023 Jadi Langkah Perkuat Ekonomi Syariah di Lingkungan Akademisi
"(Harapannya) bisa menginspirasi teman-teman dimana teman-teman bisa memiliki rasa semangat lagi, bisa memanfaatkan peluang-peluang yang ada," jelas Tasya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?
-
Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun
-
Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
-
Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada
-
Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026