Suara.com - Prediksi kalangan pengamat properti menyebutkan bahwa kondisi pasar residensial bakal bergairah di tahun 2023. Buktinya, optimisme sejumlah pengembang properti di beberapa wilayah seperti Tangerang, Bekasi, dan Karawang secara perlahan namun pasti terus menguat.
Salah satunya Citra Swarna Grop (CSG), property developer yang berbasis di Karawang, Jawa Barat. Saking optimisnya, pengembang satu ini tidak tanggung-tanggung merilis tiga klaster hunian terbaru di tiga lokasi proyek berbeda sekaligus dalam waktu bersamaan. Menariknya, dalam event ini CSG berhasil membukukan penjualan sebanyak 300 unit.
Direktur Marketing & Sales Citra Swarna Group Suryanti Agustinar menjelaskan, ketiga klaster dimaksud adalah Cluster Kamuning Kartika Residence, Karawang, Cluster Jasmine Citra Swarna Grande, Karawang dan Cluster Amara Citra Swarna Tembong City, Serang Banten.
"Bukan tanpa alasan perseroan bersikap optimistis terhadap kondisi pasar. Selain merujuk pada prediksi para pengamat juga melihat potensi pasar pada masing-masing wilayah, sebagai lokasi pengembangan bisninya," ujarnya seperti yang dikutip, Senin (20/3/2023).
Misalnya Karawang Timur, lanjut Suryanti, saat ini sudah jadi incaran masyarakat milenial dan kelas menengah sebagai kawasan yang cocok untuk tempat tinggal. Kawasan timur Jakarta seperti Bekasi, Cikarang dan Karawang akhir-akhir ini memang semakin dilirik oleh pencari properti.
Pasalnya memang kawasan tersebut saat ini tengah dibangun beragam infrastruktur yang dapat membantu mobilitas seseorang, seperti Jalan Tol Trans Jawa (Tol Cikopo-Palimanan), Jalan Nasional Pantai Utara (Pantura) Jawa, dan kereta api cepat Jakarta-Bandung.
Selain itu, dekat Karawang juga akan dibangun Bandara Kertajati, dan pelabuhan laut skala internasional baru. Hal ini yang akan mendorong Karawang menjadi potensial dan siap bersaing dengan kawasan lainnya.
Setali tiga uang dengan Karawang, adalah Kawasan Tembong, Serang, Banten. Selain wilayah penyangga Jakarta seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, Kota Serang pun dinilai tak boleh luput sebagai tujuan investasi properti. Statusnya sebagai salah kota industri Indonesia, Kota Serang pun terkenal strategis dalam jalur perdagangan.
Jarak tempuh Serang dan Jakarta relatif dekat yaitu sekitar 80 kilometer. Tak hanya menjadi Ibu Kota Provinsi Banten, Serang juga memang disentralisasi sebagai kota hunian. Seiring berjalannya waktu dan segala potensi yang dimiliki, kota ini pun menjelma jadi wilayah maju dan makin banyak diminati para investor dan pencari properti.
Baca Juga: Begini Strategi Modernland Reality Jalani TJSL Agar Tepat Sasaran
"Atas dasar itulah kami berani meluncurkan tiga klaster hunian secara serempak di tiga proyek yang berbeda. Sementara secara konsep, pengembangan klaster-klaster hunian baru yang kami hadirkan senantiasa mengikuti tren yang sedang berkembang. Ini sesuai dengan komitmen CSG yang akan terus memberikan karya-karya properti terbaik bagi masyarakat di tanah air," kata Suryanti.
Sebagai contoh, lanjutnya, untuk Cluster Kemuning di Kartika Residence Karawang hadir dengan mengusung konsep desain Tropical Contemporary. Ini merupakan perpaduan serasi antara alam dan manusia sebagai perwujudan kualitas hidup yang sempurna. Sedangkan Cluster Jasmine Citra Swarna Grande dibesut dengan konsep desain Morroco Style yang diadopsi dari gaya arsitektur Eropa Mediterania, dimana pada setiap sudut ruangan mampu menggambarkan kesan elegan dan eksotis.
"Management Citra Swarna Group akan terus berkomitmen memberikan produk perumahaan di Karawang dengan konsep dan kualitas terbaik. Harapannya, melalui komitmen ini kami dapat selalu memenuhi kebutuhan konsumen," imbuhnya.
GM Sales Citra Swarna Group, Hengky Japri menambahkan selain kualitas terbaik, perseroan juga berkomitmen untuk menghadirkan produk-produk hunian yang ramah kantong bagi masyarakat. Selama ini CSG telah membuktikan melalui penawaran harga hunian yang terjangkau semua segmen masyarakat.
"Unit-unit rumah besutan CSG terutama pada tiga klaster terbaru dibandrol mulai dari Rp500 juta - Rp800 jutaan. Harga sebesar ini cocok bagi keluarga muda serta generasi milenial. Selain itu, memang tergolong sebanding dengan kelengkapan fasilitas yang ditawarkan, seperti private pool, sisten kemanan 24 jam, penghijauan terbaik dengan pohon tabebuia, dan row jalan selebar 15 meter," paparnya.
Selain itu, sambung Hengky, terdapat banyak penawaran program pemasaran yang memudahkan masyarakat dalam kepemilikan hunian. Antara lain kredit tanpa DP (down payment/uang muka) dan bebas biaya Kredit Kepemilikan Rumah (KPR). Bukan itu saja, pada saat acara peluncuran juga akan banyak menarik yang bisa langsung dibawa pulang oleh konsumen.
"Lantaran Cluster Kemuning Kartika Residence Karawang hanya menawarkan sebanyak 335 unit pada area seluas 4,3 hektar, kami berharap pada Maret 2023 ini sudah bisa sold out (terjual semua)," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?
-
Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng
-
Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban
-
Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai
-
Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia
-
Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?
-
Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah
-
Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank
-
Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak