Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir tengah menugaskan Perum Perumnas ikut serya dalam peningkatan kualitas pendidikan dan lingkungan di Indonesia. Salah satunya, lewat program kolaboratif BUMN yang merupakan bagian dari TJSL Perumnas ini direalisasikan dalam bentuk satu rangkaian program Kementerian BUMN yaitu Relawan Bakti BUMN Batch III yang diselenggarakan di Makassar dengan melibatkan 11 pegawai BUMN.
BUMN khususnya Perumnas tak hanya berperan sebagai penggerak perekonomian, melainkan juga dalam segi sosial dan program ini merupakan bentuk komitmen dalam memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan negara.
"Pada kegiatan Relawan Bakti BUMN ini, Perumnas bersama PT Hutama Karya, PT Brantas Abipraya dan PT Pembangunan Perumahan melibatkan para relawan untuk turut serta dalam aktivitas pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan dan lingkungan. Di bidang pendidikan, kami kembali melaksanakan program One School One Project pada tujuh sekolah di Makassar, khususnya pada dua sekolah di Pulau Barrang Lompo yang menjadi lokasi para relawan bakti bumn ini dilaksanakan," ujar Direktur Utama Perum Perumnas, Budi Saddewa Soediro yang dikutip, Kamis (23/3/2023>
Lebih lanjut, Budi mengatakan program ini menjadi momentum yang tepat dalam menyelesaikan beberapa permasalahan yang terjadi di Pulau Barrang Lompo Makassar seperti renovasi tembok pagar dan atap sekolah SD Inpres yang roboh, perbaikan pada perpustakaan SD Negeri, serta peningkatan pengetahuan para siswa melalui kelas inspirasi. Dan kami melibatkan para relawan bakti BUMN langsung pada pelaksanaannya.
Kegiatan meliputi renovasi toilet dan gedung sekolah, kelas inspirasi BUMN Mengajar dan isu bullying, penyediaan taman baca sekolah, peningkatan fasilitas olah raga, serta renovasi perpustakaan. Sedangkan, pada aspek lingkungan meliputi visiting clinic pada isu stunting, pelatihan UMK, penanaman pohon; dan penebaran bibit ikan.
Sebelumnya, Perumnas telah melakukan social mapping dan analysis atas isu-isu yang menjadi perhatian masyarakat di Makassar untuk selanjutnya permasalahan isu tersebut dapat diminimalkan dan diselesaikan oleh para relawan yang terjun langsung pada lokasi yang menjadi fokus program ini.
"Perumnas juga fokus pada isu stunting yang terjadi di Pulau Barrang Lompo Makassar. Kami bersama relawan berupaya menekan angka stunting melalui sosialisasi pentingnya perbaikan gizi bagi pertumbuhan dan perkembangan anak serta penyaluran makanan bergizi pada warga khususnya para ibu di wilayah tersebut," kata Budi.
Langkah kecil ini menjadi satu upoaya dalam mendorong perubahan perilaku positif para ibu dengan peningkatan pengetahuan dalam memperhatikan gizi anak.
Perumnas terus berupaya memberikan banyak manfaat kepada masyarakat melalui ragam program yang tidak hanya datang dari inisiasi internal, namun juga program kolaboratif seperti ini.
Baca Juga: Menteri BUMN Dorong Perusahaan Plat Merah Lakukan Transparansi
"Tentunya program seperti ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, berkelanjutan dan mempunyai efek positif ke depannya pada aspek lainnya," pungkas Budi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi
-
Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla
-
Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti
-
Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang
-
Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko
-
Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia
-
Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam
-
RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea
-
Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina