Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengultimatum kepada para pelaku usaha wisata agar tak menaikkan harga saat momen libur lebaran tahun 2023.
Sandiaga beralasan bahwa hal tersebut penting untuk dilakukan agar pengunjung tidak kapok untuk datang kembali.
"Kami instruksikan agar tindak tegas dan bina, agar tidak berulang kejadian tiap ada lonjakan kunjungan, wisatawan justru malah digetok. Kalau digetok, mereka kapok, kalau dikejar-kejar mereka lari. Mereka tidak akan kembali," ujar Sandiaga dikutip Selasa (11/4/2023).
Sandiaga juga meminta pelaku wisata dan ekonomi kreatif untuk fokus memberikan pelayanan wisata berkualitas dan berkelanjutan.
Dengan begitu, bisa memberikan pengalaman yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi wisatawan.
Sementara untuk penetapan harga tiket masuk tempat wisata, Sandiaga menyebutkan, bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya ke pemangku kepentingan yang memiliki wewenang.
Namun, Kemenparekraf berharap, ada diskusi yang baik antar pemangku kepentingan untuk menyesuaikan dengan situasi terkini di Indonesia yang masih dalam masa pemulihan pandemi Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi
-
Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan
-
Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah
-
Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO
-
Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?
-
QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat
-
India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan
-
Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?
-
Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada
-
Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%