Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengultimatum kepada para pelaku usaha wisata agar tak menaikkan harga saat momen libur lebaran tahun 2023.
Sandiaga beralasan bahwa hal tersebut penting untuk dilakukan agar pengunjung tidak kapok untuk datang kembali.
"Kami instruksikan agar tindak tegas dan bina, agar tidak berulang kejadian tiap ada lonjakan kunjungan, wisatawan justru malah digetok. Kalau digetok, mereka kapok, kalau dikejar-kejar mereka lari. Mereka tidak akan kembali," ujar Sandiaga dikutip Selasa (11/4/2023).
Sandiaga juga meminta pelaku wisata dan ekonomi kreatif untuk fokus memberikan pelayanan wisata berkualitas dan berkelanjutan.
Dengan begitu, bisa memberikan pengalaman yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi wisatawan.
Sementara untuk penetapan harga tiket masuk tempat wisata, Sandiaga menyebutkan, bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya ke pemangku kepentingan yang memiliki wewenang.
Namun, Kemenparekraf berharap, ada diskusi yang baik antar pemangku kepentingan untuk menyesuaikan dengan situasi terkini di Indonesia yang masih dalam masa pemulihan pandemi Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF
-
BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat
-
30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat
-
Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat
-
Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025
-
Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah
-
Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan
-
KPPU Sanksi 97 Pinjol Rp 755 Miliar, Asosiasi Ngotot Ajukan Banding
-
Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax
-
Purbaya Klaim Bos Danantara Sepakat PNM Dialihkan ke Kemenkeu