Bisnis / Makro
Minggu, 05 Juli 2026 | 11:53 WIB
Pekerja berjalan di dekat layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj]
Baca 10 detik
  • IHSG melemah 0,35% ke level 5.875,78 dan kapitalisasi pasar BEI turun 0,14% selama periode 29 Juni hingga 3 Juli 2026.
  • Seluruh indikator aktivitas perdagangan harian di Bursa Efek Indonesia mengalami penurunan signifikan sepanjang pekan pertama bulan Juli 2026 tersebut.
  • Investor asing mencatatkan aksi beli terbatas pada akhir pekan, namun akumulasi tahun berjalan masih menunjukkan jual bersih sebesar Rp 74,42 triliun.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada akhir pekan pertama bulan Juli. Penurunan indeks beriringan dengan menyusutnya nilai kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI) serta penurunan volume dan nilai transaksi harian secara signifikan.

Berdasarkan data resmi BEI untuk periode perdagangan 29 Juni hingga 3 Juli 2026, IHSG mengalami koreksi sebesar 0,35% dan parkir di level 5.875,780. Sejalan dengan pelemahan tersebut, kapitalisasi pasar modal Indonesia juga tergerus sekitar 0,14%.

"Kapitalisasi pasar BEI mengalami perubahan sebesar 0,14% menjadi Rp 10.287 triliun dari Rp 10.302 triliun pada penutupan pekan lalu," jelas Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (5/7/2026).

Aktivitas Transaksi Harian Menurun Drastis

Lesunya pasar saham sepanjang sepekan terakhir tecermin dari penurunan seluruh indikator aktivitas perdagangan di bursa secara kumulatif:

  • Rata-Rata Nilai Transaksi Harian (RNTH): Mengalami penurunan paling tajam sebesar 35,90%, menyusut menjadi Rp 11,27 triliun dibandingkan pekan sebelumnya yang sempat menembus Rp 17,58 triliun.
  • Rata-Rata Volume Transaksi: Merosot 30,35% menjadi 17,54 miliar lembar saham, dari yang sebelumnya mampu mencapai 25,18 miliar lembar saham.
  • Rata-Rata Frekuensi Transaksi: Turun 16,71% menjadi 1,44 juta kali transaksi per hari, berbanding 1,73 juta kali transaksi pada pekan lalu.

Pergerakan Dana Investor Asing

Meski mayoritas indikator perdagangan bergerak di zona merah, IHSG mendapatkan sedikit angin segar pada penghujung perdagangan akhir pekan, Jumat (3/7). Investor non-domestik mulai melakukan aksi beli selektif (net buy) meski dalam skala terbatas sebesar Rp 6,08 miliar.

Namun, aksi beli tipis di akhir pekan tersebut belum mampu membalikkan tren keluar modal asing secara tahunan. Sepanjang tahun berjalan (year-to-date/ytd) hingga Juli 2026, investor asing secara akumulatif masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) dengan nilai yang cukup besar, yakni mencapai Rp 74,42 triliun.

Baca Juga: Isu BEI Bakal Rombak Total Aturan FCA, 3 Kriteria Ini Bakal Dihapus!

Load More