- Jakarta Gems Center di Rawa Bening tetap beroperasi meski tren batu akik telah menurun sejak sepuluh tahun lalu.
- Pedagang di lokasi tersebut bertahan menjual batu kristal dan satu warna yang memiliki basis peminat sangat loyal.
- Harga jual batu akik mengalami penurunan drastis, dari belasan juta menjadi kisaran ratusan ribu hingga satu juta rupiah.
Suara.com - Gema "demam batu akik" mungkin telah lama berlalu, namun di lorong-lorong Jakarta Gems Center (JGC), Rawa Bening, Jatinegara, Jakarta Timur, detak jantung industrinya belum benar-benar berhenti.
Meski tak lagi gegap gempita seperti satu dekade silam, suara mesin poles batu yang berdengung tipis dan aroma khas tawar-menawar masih bisa ditemukan di sini.
Memasuki JGC, pengunjung akan disambut nuansa gedung yang cenderung kelam dan dingin. Pemandangan pertama yang menyergap adalah barisan kios semi-permanen yang berdiri rapat di sepanjang koridor. Namun, "harta karun" sebenarnya tersembunyi di area tengah: Lantai Dasar CCT.
Di sini, kemewahan terasa berbeda. Di bawah sorot lampu instalasi yang tajam, papan nama toko seperti Putra Sarajevo Gemstone dan Farel Gemstone menggantung anggun.
Di atas meja melingkar berpelitur cokelat tua, ratusan cincin perak bermahkotakan batu akik tertata rapi dalam kotak beludru merah—yang meski warnanya mulai memudar, tetap memancarkan pesona. Di balik etalase kaca, deretan batu "siap ikat" berkilau memantulkan cahaya, menggoda siapa pun yang meliriknya.
Di balik meja-meja itu, para pedagang duduk dengan gestur santai namun waspada. Ada yang asyik menggosok batu dengan mata tajam, ada pula yang berbincang ringan sembari menunggu pembeli atau kolektor datang. Mereka adalah para ahli yang siap memberikan kuliah singkat tentang asal-usul, serat, hingga filosofi harga setiap bongkahan alam tersebut.
Siang itu, pemandangan khas terlihat: seorang wanita berhijab hitam tampak serius memegang ponsel di tangan kiri, sementara tangan kanannya menimang sebuah batu kecil.
Di sampingnya, seorang pemuda berkaus hitam berdiri bersedekap, mengamati dengan saksama. Mereka disatukan oleh rasa penasaran yang sama—keinginan menemukan corak sempurna yang kelak akan melingkar gagah di jari tangan.
Bertahan dengan "Nilai Abadi"
Baca Juga: Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester
Meski tren tak lagi meledak seperti tahun 2015, para penjual di JGC menolak menyerah. Mereka bertahan dengan mengandalkan jenis batu yang memiliki "nilai abadi", seperti batu kristal dan batu satu warna yang peminatnya dikenal sangat loyal.
Alvin, salah satu pedagang yang telah menggeluti bisnis ini selama 11 tahun, menjadi saksi hidup pasang surut dunia perbatuan. Ia telah berjualan sejak 2013, melewati masa emas di Bandung hingga akhirnya menetap di JGC.
"Pokoknya yang bagus ya mahal. Tergantung ukuran juga. Kalau batu makin gede, makin bagus, ya makin mahal," ucap Alvin saat ditemui Suara.com pada Kamis (16/7/2026).
Sembari melayani pembeli yang mencari hadiah untuk sahabatnya, Alvin mengenang masa kejayaan JGC. Dulu, gedung ini begitu sesak.
"Sudah jualan saya, dari 2013-2014. Kalau pas booming di sini pada ngejajar (penjual), pada nggak bisa gerak, karena lagi demam kan," kenangnya.
Dari Rp15 Juta Menjadi Rp1,5 Juta
Berita Terkait
-
Haul Akbar HUT Jakarta, KAI Buka Alternatif Naik-Turun di Stasiun Jatinegara Mulai Sore Ini
-
Penumpang KA Jarak Jauh Wajib Tahu! Ada Pengalihan dari Gambir ke Jatinegara Imbas Demo di Jakarta
-
Minim Dermaga, Warga Pulau Bacan Bongkar Muat Barang di Tepi Pantai
-
Senin Pagi di Jakarta Timur: Macet Parah Usai Libur Panjang, Kendaraan Cuma Melaju 10 Km/Jam
-
Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Calon Manajer Koperasi Merah Putih Didominasi Perempuan, Capai 60 Persen!
-
Jaringan Tembus 1,13 Juta Agen, BRI Perkuat Penetrasi Pasar Lewat Sektor Ritel
-
Gabung Persija, Kwon Chang-hoon Singgung Nama Shin Tae-yong
-
Ulasan Novel Kendat, Misteri Kasus Berdarah Pulung Gantung di Desa Rangi
-
Menelusuri Lorong Sunyi JGC: Saat Kilau Bacan Rp15 Juta Tak Lagi 'Sewangi' Dulu
-
Badan Tak Sehat, Nanik S Deyang Absen Rapat Bahas Laporan Keuangan BGN di DPR
-
Channel YB Resmi Tayangkan ASEAN Championship Hyundai Cup 2026, Reza Arap Siapkan Beragam Program
-
OURBIRTHDAY Ungkap 3 Member Pertama, Girl Group Baru JYP Setelah 4 Tahun
-
Mengapa Isu Kesehatan Dinilai Lebih Efektif Mendorong Pertanian Berkelanjutan?
-
30 Ribu Calon Manajer Koperasi Merah Putih Mulai Ditempatkan pada Awal Agustus