News / Nasional
Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:37 WIB
Ilustrasi Koperasi Merah Putih. [Ist]
Baca 10 detik
  • Menteri Koperasi Ferry Juliantono merekrut 30.000 calon manajer KDKMP dengan dominasi perempuan sebanyak 60 persen di seluruh Indonesia.
  • Peserta menjalani pelatihan kompetensi pada 17 hingga 31 Juli 2026 sebagai persiapan sebelum ditempatkan di desa dan kelurahan.
  • Pemerintah menargetkan operasional KDKMP dimulai pada Agustus 2026 untuk memperkuat pelayanan ekonomi masyarakat di berbagai daerah wilayah Indonesia.

Suara.com - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengungkapkan mayoritas calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) merupakan perempuan. Dari sekitar 30.000 peserta yang telah direkrut, sebanyak 60 persen di antaranya adalah perempuan.

Ferry mengatakan komposisi tersebut baru diketahui setelah proses pembentukan calon manajer KDKMP berjalan. Menurutnya, para peserta saat ini tengah mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi sebelum ditempatkan di desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

"Saya baru mendapatkan informasi bahwa dari 30 ribu peserta, 60 persen adalah perempuan. Tanggal 17 hingga 31 akan ada pelatihan serta penutupan. Nanti di minggu pertama bulan Agustus kita mulai tempatkan mereka di desa dan kelurahan," kata Ferry saat berkunjung ke Cimahi, Jawa Barat, dikutip dari Antara, Jumat.

Para calon manajer dijadwalkan menjalani pelatihan pada 17–31 Juli 2026 sebagai bagian dari pembentukan kapasitas, setelah sebelumnya mengikuti pembinaan karakter dan bela negara.

Usai menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan, sekitar 30.000 calon manajer tersebut akan mulai ditempatkan pada pekan pertama Agustus 2026 untuk mengelola operasional KDKMP di berbagai daerah.

Apa Itu Pegawai BUMN PKWT dan Berapa Lama Masa Kerjanya? Status Manajer Koperasi Merah Putih

Ferry menambahkan, pemerintah juga menargetkan sekitar 35.000 bangunan KDKMP beserta gudang, gerai, dan fasilitas pendukung lainnya rampung pada Agustus 2026 sehingga koperasi dapat segera beroperasi melayani kebutuhan masyarakat.

Untuk memastikan kualitas pengelola koperasi, pemerintah menerapkan tiga tahapan pembentukan manajer, yakni pembinaan karakter, penguatan kompetensi manajerial, serta sertifikasi kompetensi.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Destry Anna Sari mengatakan penempatan calon manajer akan diprioritaskan bagi peserta yang berasal dari desa lokasi penugasan.

"Kalau dia berasal dari desa tersebut, akan ditempatkan di lokasi itu. Tapi kalau tidak, nanti berputarnya dari desa, kecamatan, kabupaten, sampai provinsi," kata Destry.

Baca Juga: 30 Ribu Calon Manajer Koperasi Merah Putih Mulai Ditempatkan pada Awal Agustus

Ia berharap seluruh calon manajer, termasuk dominasi peserta perempuan, mampu menjadi penggerak operasional KDKMP sekaligus memperkuat pelayanan ekonomi masyarakat setelah mulai bertugas pada Agustus 2026.

Load More