Suara.com - Pemerintah pada tahun ini kembali mengadakan program Mudik Gratis. Upaya ini dilakukan sebagai langkah dalam mengurangi kemacetan di jalan raya dan meminimalisir angka kecelakaan.
Berdasarkan survei yang dilakukan Litbang Kementerian Perhubungan RI, terdapat potensi peningkatan mobilitas dibandingkan Prediksi Mobilitas Lebaran 2021, masyarakat yang akan melakukan mudik setelah pengumuman vaksin sebagai syarat perjalanan justru meningkat 187,86 persen atau mencapai 85,5 juta orang.
Khusus warga Jabodetabek yang melakukan mudik yaitu 14,3 juta orang. Diprediksi terbanyak adalah pemudik menggunakan moda transportasi darat pribadi 40,2 juta orang, transportasi darat umum 26,7 juta orang, dan 8,2 juta orang menggunakan transportasi kereta api.
Kementerian BUMN bersama dengan perusahaan Plat Merah, menjadi salah satu pelopor program mudik gratis. Adapun, program Mudik Gratis bertajuk 'Mudik Aman Mudik Sehat Bersama BUMN 2022', menyediakan kuota lebih dari 65 ribu.
Dalam rangka mendukung hal ini, Forum Wartawan BUMN (FWBUMN) yang juga sebagai mitra Kementerian BUMN, juga mengadakan program mudik gratis. Hanya saja, program mudik gratis ini dikhususkan untuk para jurnalis.
"Program mudik gratis ini arahan dari Menteri BUMN untuk memfasilitasi teman-teman wartawan bisa mudik dengan nyaman," kata Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, ditulis Jumat (21/4/2023).
Sementara itu, Ketua FWBUMN Ricky Anwardi mengatakan, program FWBUMN Mudik Gratis ini diikuti 30 jurnalis yang berasal dari berbagai media massa nasional.
Para peserta tersebut sudah memenuhi syarat mudik gratis, dimana diantaranya telah mengirimkan KTP, Kartu Pers, dan bukti vaksin booster. Seperti diketahui, bukti vaksin booster saat ini masih menjadi syarat wajib dalam menggunakan moda transportasi kereta api.
Kereta api diberangkatkan dari Stasiun Gambir pada pukul 06.15 WIB dan akan tiba di tujuan akhir Surabaya pada pukul 18.55 WIB. Mengenai tujuan mudik gratis yang dipilih masing-masing peserta sangat bervariatif, mulai dari Cirebon, Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Madiun, Jombang, hingga Surabaya.
Baca Juga: Kowarteg Adakan Mudik Gratis untuk Karyawan Warteg di Jakarta
Yang menarik lagi, mudik gratis untuk wartawan ini menggunakan Kereta Api Pariwisata dengan tipe Priority. Dengan tipe ini, para peserta bisa menikmati fasilitas kereta mulai dari layanan multimedia hingga mini bar.
"Kegiatan ini kita adakan hanya untuk memfasilitasi teman-teman media yang ingin mudik, tapi masih belum sempat mencari tiket," kata Ricky.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok