Suara.com - Sekolah Tinggi Manajemen IPMI berhasil memperoleh akreditasi unggul setelah lebih dari 20 tahun memiliki program studi sarjana administrasi bisnis. Hal ini dikatakan oleh Rektor IPMI International Business School, Prof. Ir. M. Aman Wirakartakusumah M.Sc., PhD.
"Syukur dan Alhamdulillah bahwa perjuangan IPMI selama lebih dari 20 tahun sekarang ternyata membuahkan hasil yang sangat membahagiakan. Program studi sarjana administrasi bisnis telah mendapatkan akreditasi unggul dari LAMEMBA, sebuah lembaga akreditasi mandiri untuk program studi di bidang ekonomi, manajemen, bisnis, dan akuntansi," ujarnya ditulis Senin (8/5/2023).
Predikat akreditasi unggul tersebut dikeluarkan berdasarkan Surat Keputusan Ketua Dewan Eksekutif LAMEMBA No. 412/DE/A.5/AR.10/IV/2023 pada Kamis, 27 April 2023 berlaku sampai dengan 27 April 2028.
Prof. Aman menambahkan, capaian tersebut merupakan kesempatan untuk lebih membuktikan kepada publik dan masyarakat bahwa program-program yang ditawarkan oleh IPMI telah dihargai dan diakui sebagai program studi yang unggul.
"Ini juga menjadi suatu jaminan kepastian kualitas pendidikan para orang tua yang telah mempercayakan anaknya untuk sekolah di IPMI. Para mahasiswa melaksanakan sistem perkuliahan dengan menggunakan media Bahasa Inggris sehingga generasi muda ini menjadi calon-calon pemimpin bisnis yang handal , berintegritas, dan punya inovasi serta kreativitas tinggi," jelasnya.
Salam menentukan akreditasi unggul, LAMEMBA menggunakan indikator berupa visi dan misi, tata kelola, mahasiswa, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan capaian tri dharma pendidikan. Misinya adalah mengembangkan kapasitas dan daya saing program studi melalui akreditasi yang fokus pada keunikan rumpun ilmu yang meliputi ekonomi, manajemen, bisnis dan akuntansi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Purbaya Cuek Usai Disebut Idiot-Bukan Orang Suci oleh Noel
-
Purbaya Ungkap Setoran Dewan Perdamaian Rp 16,7 Triliun Diambil dari Kemenhan
-
Inggris Siapkan Rp80 Triliun untuk Perkuat Armada Kapal Indonesia
-
IHSG Akhirnya Kembali ke Level 8.000, Pasar Mulai Tenang?
-
Dolar AS Ambruk, Rupiah Ditutup Perkasa di Level Rp16.754 Sore Ini
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Ada Proyek Gentengisasi Prabowo, Purbaya Pikir-pikir Pangkas Anggaran MBG
-
Prabowo Sebut Tanaman Ajaib, Sawit Kini Berubah Arti Jadi 'Pohon' di KBBI
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
-
Hashim: 28 Perusahaan yang Izinnya Dicabut Sepihak Satgas PKH Bisa Ajukan Keberatan