Suara.com - Sukarelawan Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Pemuda Mahasiswa Nusantara (PMN) menggelar kegiatan pelatihan budi daya ikan lele, di Kampung Cipendeuy, Desa Tarajusari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Koordinator Wilayah PMN Jawa Barat, Marsus Albar mengatakan pelatihan budi daya ikan lele dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pangan yang berkualitas, sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan.
“Yang kami lihat pemuda-pemudi di kampung ini kebanyakan berprofesi pertanian atau pabrik. Namun, mereka mulai tertarik di bidang peternakan sehingga kami gelar pelatihan budi daya ikan lele,” tutur Marsus ditulis Kamis (11/5/2023).
Selain memberikan pelatihan, Marsus menjelaskan bahwa PMN juga memberikan bantuan kepada warga berupa terpal kolam ikan, benih, serta pakan lele. Menurutnya, para warga pun antusias dengan kegiatan kali ini.
“Tadi kami juga memberikan bantuan untuk budi daya ikan lele. Alhamdulillah semuanya antusias, mulai dari pemuda hingga orang tua,” ujarnya.
Marsus menambahkan kegiatan pelatihan budi daya ikan lele kali ini akan terus dilakukan monitoring oleh pihaknya. Hal ini bertujuan agar budi daya ikan lele memberikan manfaat langsung kepada warga.
“Karena ini pelatihan yang diinisiasi langsung oleh kami, maka otomatis akan dimonitoring sejauh mana perkembangannya,” ungkapnya.
Sambutan Hangat Warga untuk Ganjar Jadi Presiden 2024
Sementara, Ketua Karang Taruna Desa Tarajusari, Enang Prabu mengaku senang dengan kehadiran sukarelawan Ganjar. Menurutnya, kegiatan pelatihan budi daya ikan lele sangat bermanfaat bagi para warga.
Baca Juga: Ajak Milenial Tangerang Bertani, PMN Gelar Pelatihan Budidaya Tanaman Melon di Perkotaan
“Di sini masih banyak yang pekerjaannya belum pasti. Ini kali pertama ada pelatihan, mudah-mudahan kegiatan ini memberikan dampak yang baik bagi warga di sini,” kata Enang.
Selain menggelar kegiatan pelatihan, sukarelawan juga mengenalkan sosok Ganjar Pranowo kepada warga sekitar. Sosok Ganjar sendiri mendapat sambutan hangat untuk maju menjadi Presiden 2024.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Isu Penggeledahan Kejati, Menteri Dody Tegaskan Transparansi APBN di Kementerian PU
-
Ketahanan Energi RI Naik Jadi Hampir 30 Hari, Bahlil: Target 1 Bulan Segera Tercapai
-
Pasar Global Makin Ketat, KKP Dorong Transparansi Rantai Pasok Ikan
-
JK Ngotot Harga BBM Naik, Wihadi DPR: Jangan Bikin Pemerintah dan Rakyat Jadi Sulit
-
Selat Hormuz Masih Tertutup, Ranjau Laut Iran Ganggu Pasokan Energi Global
-
WFH ASN Tidak Berlaku di Kementerian PU,Menteri Dody Ungkap Alasan Tugas
-
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Diprediksi Berpotensi Lampaui Proyeksi Bank Dunia, Ini Sektornya
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027
-
RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika