Suara.com - Sukarelawan Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Srikandi Ganjar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menggelar kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan hidup.
Kali ini, sukarelawan yang terdiri dari perempuan milenial tersebut bersama-sama menanam pandan laut dan menggerakan aksi bersih-bersih di Pantai Pelangi, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, DIY.
“Di sini kami dari kalangan milenial dan juga ada beberapa pengunjung yang ikut menanam di pantai ini,” kata Koordinator Wilayah Srikandi Ganjar DIY Herrawati ditulis Senin (22/5/2023).
Herra menjelaskan pandan laut punya fungsi ekologi yang sangat bermanfaat.
Di antaranya menahan abrasi dan erosi, mengurangi dampak pasang laut terhadap ekosistem darat, hingga memitigasi bencana alam seperti tsunami.
Selain itu, tanaman ini juga memiliki manfaat tersendiri bagi fauna laut, khususnya penyu. Pasalnya, gerigi daun pandan laut menjadi pelindung alami telur-telur penyu dari ancaman berbagai predator.
Oleh karenanya, kata Herra, kehadiran pandan laut sangat penting untuk menjaga keseimbangan alam di daerah pesisir pantai dan sekitarnya. Terlebih manfaatnya bisa dirasakan masyarakat setempat.
“Karena kami percaya bahwasannya jika kita berniat menjaga alam, maka alam akan menjaga kita,” kata Herra.
Lebih lanjut, Herra menyebut Srikandi Ganjar DIY dan pengunjung pantai sangat senang dapat menjaga ekosistem alam dengan menanam pandan laut sekaligus bersih-bersih pantai.
Baca Juga: Peduli Lingkungan, Komunitas Nelayan Lakukan Penyuluhan Pelestarian Air di Takalar
Herra pun berharap ke depannya akan banyak manfaat yang didapatkan masyarakat lewat kegiatan-kegiatan positif Srikandi Ganjar DIY. Khususnya bagi perempuan milenial.
“Tentunya Srikandi Ganjar DIY akan melakukan kegiatan-kegiatan yang nantinya bisa lebih mengembangkan potensi yang ada pada perempuan. Khususnya juga kita akan lebih mengedepankan kegiatan-kegiatan sosial seperti ini,” katanya.
Sementara itu, salah satu perempuan milenial yang ikut menanam pandan laut bernama Ade berterima kasih kepada Srikandi Ganjar.
Perempuan berusia 23 tahun tersebut mengaku senang bisa menjaga lingkungan sekaligus menjaga ekosistem alam bersama Srikandi Ganjar DIY.
“Harapannya ke depan mudah-mudahan semakin banyak kegiatan yang lebih bermanfaat yang diselenggarakan Srikandi Ganjar DIY,” tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Avatar Aang Resmi Tayang Terbatas di Bioskop demi Lolos Kualifikasi Oscar
-
Escapism di Layar: Mengapa Konten Flexing Laku Keras di Media Sosial?
-
ASDP Percepat Digitalisasi 6 Pelabuhan Strategis, Face Recognition hingga One Gate System
-
Air PAM Macet Berbulan-bulan, Warga Pegadungan Rogoh Kocek Dua Kali demi Air Bersih
-
Mengapa Kita Begitu Bergantung pada Terigu yang Tidak Bisa Kita Tanam?
-
PFII Jangan Sampai Jadikan Bali Surga Para Penghindar Pajak
-
Bukan Jay Idzes, Rekannya di Sassuolo Resmi Direkrut Leeds United
-
Lewat Kerja Sama LoI Dengan KDEI, BRI Taipei Dorong Literasi Keuangan Pekerja Migran
-
Sinergi Dalam LoI, BRI Taipei dan KDEI Tingkatkan Akses Keuangan Pekerja Migran Indonesia
-
It Ends With Us, Novel yang Membuka Mata tentang Toxic Relationship