Semakin Mendunia
Kriya buatan Andhika sejatinya memang sudah dikenal. Namun kini, Loosewood semakin terkenal berkat kesempatan yang diberikan BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR hingga mengantarkan UMKM itu menuju pasar global.
"Pernah ikut BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR. Kemudian, saya mendapatkan tawaran dari BRI untuk berpartisipasi dalam pameran di luar negeri," ujar dia.
Loosewood berkesempatan menjadi satu diantara puluhan UMKM yang memamerkan usaha mereka di Tong Tong Fair (TTF) 2022.
Harga yang ditawarkan oleh Andhika cukup terjangkau, untuk produk cincin dijual mulai dari Rp100 ribu, harga jam tangan berkisar Rp400 ribu, dan kacamata seharga Rp700 ribu.
Ia juga menerima pesanan khusus pelanggan yang ingin membuat produk dengan desain terbatas, dengan harga khusus pula tentunya.
Bagi Anda yang berminat dengan produk Loosewood, bisa mendatangi mini galeri di Jalan Raden Saleh Stabelan Nomor 104 Kota Solo.
Untuk memperluas jangkauan pasar, Andhika memasarkan produk Loosewood melalui website yang ia kelola dan media sosial.
Untuk bahan baku, Andhika menerima banyak pasokan dari komunitas skateboard di Kota Solo dan sekitarnya.
Baca Juga: Tetangga Ungkap Ciri-ciri Tato Gambar Naga Milik Korban Mutilasi di Solo dan Sukoharjo
Seiring dengan minat skateboard yang terus meningkat dari tahun ke tahun, ia mengaku hal ini jadi kesempatan bagi dirinya pula untuk terus berkembang.
Terlebih lagi, saat ini permainan skateboard sudah diakui sebagai salah satu cabang olahraga dunia yang turut dilombakan di event resmi seperti Asian Games.
Andhika tidak ingin mudah puas dengan apa yang telah ia capai hingga detik ini. Meski sudah merambah pasar mancanegara, ia ingin terus melakukan riset guna melahirkan produk-produk baru yang inovatif di masa depan.
“Pemilik usaha itu sebaiknya menyukai apa yang sedang ia usahakan. Jadi, ketika mengalami momen sulit berkembang, kita jadi tidak mudah menyerah untuk terus berkembang bersama usaha yang kita bangun,” ujar Andhika kepada redaksi Suara.com, pada Rabu (24/5/2023).
Dukungan BRI
Direktur Bisnis Kecil dan Menengah BRI, Amam Sukriyanto menyebut, kehadiran UMKM binaan BRI dalam Tong Tong Fair adalah bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung UMKM di pasar mancanegara.
Berita Terkait
-
Warganet Bereaksi Tak Setuju Ketika Gibran Rakabuming Temui 3 Capres, Wali Kota Solo: 'Pengenmu piye'
-
Dilepas Klubnya, Eks Persib Bandung Ini Diresmikan Persebaya Surabaya, Dikontrak 1 Musim, Intip Profilnya!
-
Urban Farming Kampung Sayur Cempako, Ubah Perilaku Warga Nan Diganjar Penghargaan BRI
-
SMA Pradita Dirgantara Adakan Pesta Cukur Rambut Spektakuler di Solo, Siap Pecahkan Tiga Rekor MURI
-
Tetangga Ungkap Ciri-ciri Tato Gambar Naga Milik Korban Mutilasi di Solo dan Sukoharjo
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Muhammad Awaluddin Diangkat Jadi Dirut Jasa Raharja
-
Batas Telat Bayar Cicilan Mobil dan Simulasi Denda Sebelum Ditarik Leasing
-
Bursa Berjangka Komoditi 2026 Dibuka, Target Harga Acuan Nasional Naik
-
Bulog Bersiap Ambil Kendali Penuh Pasokan Pangan Nasional dan Lepas Status BUMN
-
Tiga Alasan Harga Perak Akan Naik Bersama Emas Tahun Ini
-
Bos Bulog Tak Bantah Banjir Sumatera Pengaruhi Produksi Beras
-
ESDM Yakin Target Produksi Minyak 605 Ribu Barel per Hari 2025 Tercapai, Apa Rahasianya?
-
Pemangkasan Produksi Batu Bara dan Nikel Sesuaikan Kebutuhan Industri
-
Wacana Insentif Mobil Listrik Dicabut, IESR: Beban Lingkungan Jauh Lebih Mahal
-
Bank Mandiri Perkuat Sinergi BUMN Bangun Huntara bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang