Suara.com - Relawan Tuan Guru Sahabat (TGS) Ganjar kembali menggelar pelatihan penyembelihan hewan kurban di Desa Lama, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatra Utara (Sumut).
Pelatihan yang digelar oleh relawan berbasis di Provinsi Sumut ini, diikuti oleh ratusan warga di Sei Lapan. Dalam pelaksaan tersebut, relawan menggandeng penyembelih kurban profesional untuk memberikan pelatihan kepada warga.
Koordinator Wilayah TGS Ganjar Sumut, Zulfi Andika mengatakan pelatihan ini digelar untuk menyambut hari raya Idul Adha yang akan datang dalam waktu dekat.
"Kami memberikan pengarahan sekaligus praktik bagaimana menyembelih hewan kurban. Metodenya, etika, dan tata cara menyembelih kurban sesuai dengan syariat Islam," kata Zulfi ditulis Jumat (26/5/2023).
Dalam pelatihan ini disampaikan juga berbagai hal berkaitan dengan ibadah kurban. Mulai dari bagaimana cara memilih hewan kurban, persyaratan dan perlakuan terhadap hewan kurban, cara penyembelihan kurban, hingga penanganan distribusi daging kurban.
"Ilmu penyembelihan hewan kurban ini kan adalah ilmu khusus yang mana tidak semua orang mampu melakukannya. Jadi, dengan pelatihan ini kami berikhtiar agar masyarakat di sini mampu melakukan penyembelihan hewan kurban," jelasnya.
Pelatihan ini juga bertujuan untuk mendorong lahirnya regenerasi penyembelih hewan kurban. Sehingga nantinya akan lahir para penyembelih hewan kurban baru yang menguasai bidang tersebut.
"Karena memang sering terjadi kesulitan mencari penyembelih, maka kami buat pelatihan ini. Kami ingin memasifkan kemampuan masyarakat, agar mereka tidak lagi kesulitan mencari penyembelih ini," ungkapnya.
Dengan bertambahnya jumlah penyembelih, Zulfi menyebut maka nantinya proses penyembelih kurban saat Iduladha akan semakin cepat dan efektif. Sehingga distribusi daging kurban kepada para penerima manfaat juga menjadi lebih cepat.
Baca Juga: Begini Hukum Arisan Kurban Idul Adha Menurut Buya Yahya, Boleh Dilakukan Asal...
Selain memberikan pelatihan, relawan pendukung Ganjar Pranowo itu juga turut memberikan sejumlah bantuan untuk mendukung pembelajaran pelatih kurban tersebut. Mulai dari bantuan pisau kurban, hingga buku panduan tata cara penyembelihan kurban.
Zulfi melanjutkan, rangkaian bantuan dan pelatihan dari relawan TGS Ganjar akan terus berlanjut di wilayah Sumatera Utara lainnya. Dia mencontohkan, untuk beberapa agenda berikutnya akan ada pelatihan salat gerhana dan pelatihan cara membaca tulisan arab melayu.
"Kami terinspirasi dari sosok kedermawanan Pak Ganjar, yang hari ini kami jadikan suri tauladan bagaimana kami bermasyarakat, mengimplementasikan nilai-nilai kemanusiaan di masyarakat, kami melihat dari sosok Ganjar Pranowo," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana
-
Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026
-
Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel
-
Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup
-
Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll
-
Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok
-
Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000
-
BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional
-
Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau
-
Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat