Suara.com - Sukarelawan Gus-Gus Nusantara (GGN) Jawa Timur menggelar santripreneurship bertajuk pembuatan kerajinan tangan dari kayu di Pondok Pesantren Putri Al Amin Hudatul Muna, Desa Brotonegaran, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jatim.
Sejumlah inovasi kerajinan yang diajarkan meliputi stand Al-Quran, kotak tisu, celengan target, asbak kijing, hingga talenan dapur memanfaatkan kayu pinus dan jati belanda.
Kegiatan yang menyasar santri dan santriwati ini dipandu oleh Owner AHD Project (workshop kerajinan kayu) sekaligus Pengasuh Ponpes Putri Al Amin Hudatul Muna, Tri Maidana Rohman Fuad atau Gus Fuad.
Koordinator Wilayah GGN Jatim Gus Alwy Hasan mengatakan santri masa kini dituntut untuk mengikuti perkembangan zaman. Tak hanya pandai dalam ilmu agama saja, melainkan juga menempa diri dengan beragam keterampilan supaya terciptanya kemandirian ekonomi.
"GGN Jatim Dukung Ganjar mengadakan kegiatan santripreneur di Pondok Pesantren (Al Amin) Hudatul Muna Ponorogo, kami mengadakan pelatihan pembuatan kerajinan tangan dari kayu," ucap Gus Alwy ditulis Minggu (28/5/2023).
GGN Jatim turut menyerahkan sejumlah stimulus alat pertukangan guna mendorong produktivitas para santri di workshop AHD Project Ponpes Al Amin Hudatul Muna, meliputi bor listrik, alat planner duduk, dan lain-lain.
AHD Project merupakan workshop kerajinan yang didirikan sejak masa pandemi COVID-19 sebagai wadah menggali dan mengembangkan potensi diri para santri Ponpes Al Amin Hudatul Muna Ponorogo.
Produk kerajinan dari kayu adalah salah satu dari sekian banyak peluang ide bisnis yang kini menjadi sebuah tren dan diminati segala kalangan karena punya sisi unik, lebih tahan lama, dan tentunya ramah lingkungan.
Menurut Gus Alwy, setelah adanya pelatihan ini para santri milenial dapat lebih mengembangkan inovasinya serta memahami peluang atau pangsa pasar sehingga menjadi bekal wirausaha di masa mendatang.
Baca Juga: Santri Tertabrak Moge di Ciamis, HDCI Siap Tanggung Jawab
"Harapan kami adalah santri-santri di Pondok Pesantren (Al Amin) Hudatul Muna ini akan lebih kreatif dan nanti ke depannya santri alumni-alumni pondok pesantren akan lebih mandiri dan mampu mengamalkan ilmu dari pondok pesantren yang mereka pondoki supaya santri pondok pesantren ini makin mendunia," tutup Gus Alwy.
Gus Fuad (32) selaku Owner AHD Project sekaligus Pengasuh Ponpes Putri Al Amin Hudatul Muna mengaku aksi positif seperti inilah yang perlu digenjot demi mendorong minat, bakat, dan keterampilan para santri di Pondok Pesantren.
"Ya sangat mendukung artinya santri di era milenial itu harus bisa ngaji itu wajib tetapi diluar itu harus bisa masalah keterampilan apapun itu harus diolah dan di pondok ini sudah saya rintis tiga tahun lalu untuk pengolahan keterampilan sesuai skillnya masing-masing," ungkap Gus Fuad.
"Adanya dari GGN kemudian mendukung ini ya kami mendoakan apa yang menjadi hajat dikabulkan oleh Allah," imbuh dia.
Sekadar informasi, GGN Jatim bersama santri, dan pengasuh ponpes juga menggelar doa bersama untuk negeri. Selain itu, mereka turut mendoakan agar langkah Ganjar menjadi Presiden 2024 bisa tercapai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN