Suara.com - Direktur Jenderal Bea dan Cukai Askolani mengungkapkan proses pemecetan mantan Kepala Kantor Bea Cukai Makassar Andhi Pramono sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Keuangan.
Diketahui Andhi Pramono telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Ia dikonfirmasi telah menerima gratifikasi. Adapun dirinya mulai disorot usai keluarganya gemar melakukan flexing harta di media sosial. Terlebih dalam LHKPN berjumlah Rp14,8 miliar, aset rumah mewahnya tidak tercatat.
"Lagi proses (pemecatan ASN)," ungkap Askolani di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten dikutip Senin (29/5/2023).
Namun, Askolani tak menegaskan berapa lama proses pemecatan itu berlangsung dan kapan Andhi Pramono melepas status ASN Kemenkeu.
Ia juga membantah tudingan perbedaan sikap antara eks Kepala Kantor Bea Cukai Makassar itu dengan Rafael Alun Trisambodo yang juga diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Ikuti ininya, semua sama kan kita harus ikuti UU ASN. Kita harus jaga, tetapi progres (pemecatan) tetap dijalankan. Tentunya dari KPK juga menjalankan dan kita ikut proses hukum itu," tutup Askolani.
Berita Terkait
-
Pengusulan NIP ke BKN Tersisa Empat Hari Kerja, Penyerahan SK ASN PPPK Guru 2022 di Primtim Belum Jelas, Sebabnya Ini
-
Satu Peserta Status BTL BKN, Pemkab Daerah Ini Resmi Rilis Penyerahan SK ASN PPPK Guru 29 Mei 2023, Selamat Ya!
-
Cerita Lengkap Wabup Rokan Hilir Digerebek Polisi Saat Sedang Enak-Enak dengan Anak Buah di Hotel
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
PLN, MEBI, dan HUAWEI Resmikan SPKLU Signature dengan Ultra-Fast Charging dan Split Charging Pertama
-
Harga Cabai Masih 'Pedas', Bapanas Siapkan Intervensi
-
Kemendag Keluarkan Harga Patokan Eskpor Komoditas Tambang, Ini Daftarnya
-
Menkeu Purbaya Resmi Alihkan Dana Desa Rp34,5 T ke Koperasi Merah Putih
-
Pabrik Alas Kaki di Jombang Pakai PLTS, Kapasitas Tembus 3,7 MWp
-
Bisnis Emas BSI Melesat 100 Persen dalam 8 Bulan
-
Pengangguran Menurun, Tapi 50 Persen Tenaga Kerja Masih 'Salah Kamar'
-
Rating Indonesia Turun, Purbaya Serang Balik: Saya Ingin Membuat Reputasi Moody's Jeblok
-
Emiten BFIN Andalkan Program Loyalitas Dongkrak Pembiayaan Mobil Bekas
-
Dalih Purbaya Bikin Defisit APBN Nyaris 3 Persen: Kalau Tidak Kita Bisa Jatuh Seperti 1998