SUARA GARUT - Berdasarkan jadwal penyesuaian yang sudah dirilis Badan Kepegawaian Negara (BKN) tersisa empat hari lagi batas akhir pengusulan NI PPPK oleh daerah.
Meski begitu di Kabupaten Sumenep guru honorer peserta seleksi ASN PPPK guru 2022, akan menerima SK, berdasarkan Pertek NIP dari BKN.
Sebelumnya, pengusulan NI PPPK oleh daerah menjadi dasar BKN untuk menerbitkan pertek NIP.
Jika pengusulan NIP oleh daerah dilakukan sesuai batas akhir 31 Mei 2023, maka BKN akan memprosesnya selama 25 hari kerja.
Fakta dilapangan ternyata, banyak daerah di Indonesia yang masih berproses pengusulan NIP PPPK ke BKN.
Misalnya beberapa daerah di Jawa Barat, seperti Garut, Kabupaten Kota Tasikmalaya, Ciamis, Sumedang dan sebagian besar wilayah priangan timur, belum terlihat ada tanda-tanda akan ada penyerahan SK ASN PPPK.
Padahal, menuju 31 Mei 2023, tersisa tinggal empat hari kerja, dari saat berita ini diturunkan.
Kabar yang beredar di kalangan guru honorer Kabupaten Tasikmalaya, saat ini masih ada beberapa peserta seleksi yang harus dilakukan perbaikan dalam pengisian DRH.
Sejauh ini, pantauan garut.suara.com BKPSDM Kabupaten Tasikmalaya sudah maksimal melakukan upaya agar proses pertek NIP segera tuntas.
Baca Juga: Penemuan Mayat dalam Karung Bikin Geger, Polisi Sebut Ada Tanda Kekerasan
Akan tetapi, kekhawatiran sebagian diantara mereka adalah rencana Bupati Ade Sugianto yang akan melaksanakan ibadah haji pada Juni 2023.
Untuk itu, mereka berharap perbaikan DRH yang belum lengkap, dan pertek NIP dari BKN segera tuntas, sehingga SK ASN PPPK dapat diserahkan sebelum Bupati Ade Sugianto melaksanakan ibadah haji.
Serupa di Kabupaten Tasikmalaya, sejauh ini Fagar Kabupaten Garut, belum memberikan kabar kepastian penyerahan SK kepada 3 ribuan lebih guru honorer.
Padahal sebelum ada penyesuaian jadwal pengisian DRH, dan pengusulan NIP, sempat beredar SK akan diserahkan Mei 2023.
Namun kini, batas akhir pengajuan usulan NIP dari BKN, tersisa 4 hari kerja dari saat berita ini diturunkan.
Meski begitu, menurut Ketum Fagar Adeng Sukmana, mereka akan sabar menunggu kabar indah itu datang.
Pasalnya selain memperjuangkan yang akan menerima SK, pihaknya juga tengah fokus mengawal kuota ASN PPPK guru dan tendik 2023. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9
-
Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run
-
Gempa Flores, Ratusan Paket Bantuan Darurat Disalurkan ke Lima Titik Pengungsian
-
Pantai Viral di Tengah Kota Palembang, One Ilir Beach Ramai Didatangi Warga saat Kemarau