Suara.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa keuangan (OJK) Mahendra Siregar buka suara terkait dengan moratorium pinjaman online (pinjol). Rencananya, kebijakan pembekuan izin usaha pinjol baru itu akan dicabut, sehingga akan ada izin usaha pinjol baru.
OJK pun membekukan izin pinjol baru sejak Februari 2020 lalu. Sejak waktu tersebut, OJK tidak menerima pengajuan izin usaha pinjol baru.
Menurut Mahendra, memang ada opsi pencabutan moratorium tersebut, Akan tetapi, semua keputusan akan diurus oleh anak buahnya yaitu Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya atau IKNB Ogi Prastomiyono.
"Nanti pada saatnya akan disampaikan pak Ogi. Akan disampaikan kalau sudah sampai kepada keputusannya," ujar Mahendra di Istana Negara yang dikutip, Selasa (30/5/2023).
Mahendra juga membantah pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo untuk membahas pencabutan moratorium izin usaha pinjol Baru. Dia menyebut, pertemuannya dengan kepala negara terkait laporan soal kondisi terkini perekonomian Indonesia.
"Tidak (bahas soal moratorium pinjol), ekonomi secara umum aja," kata dia.
Sebelumnya, Deputi Komisioner OJK, Bambang W Budiawan menyebut bahwa rencana pencabutan moratorium itu paling cepat pada Kuartal II tahun 2023 atau pada bulan Juli-September.
"Tahun ini juga ketika kita sudah dari regulasi nggak ada masalah dari pengawasan semakin ke final, kemungkinan di triwulan III paling cepat atau paling lambat triwulan IV, dicabut (moratorium)," jelas dia.
Untuk diketahui, kebijakan pembekuan izin usaha pinjol baru ini dilakukan atas perintah Presiden Jokowi. Hal ini dilakukan karena saat ini maraknya pinjol ilegal yang merugikan masyarakat.
Baca Juga: Yusuf Mansur: Masa Buat Nonton Konser Coldplay Pinjol, Itu Berlebihan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Aturan Asuransi Kesehatan Dibuat, OJK Tetapkan Aturan Co-Payment Jadi 5 Persen
-
Awal Pekan, Rupiah Dibuka Suram ke Level Rp16.839 per Dolar AS
-
Emas Antam Melesat ke Harga Tertinggi, Hari Ini Tembus Rp 2.631.000 per Gram
-
IHSG Pecah Rekor Lagi di Senin Pagi, Tembus Level 8.991
-
Survei Bank Indonesia Laporkan Keyakinan Konsumen Alami Penurunan, Ini Faktornya
-
Indonesia-Pakistan Targetkan Negosiasi CEPA, Dari Minyak Sawit hingga Tenaga Medis
-
Geser Erick Thohir, Rosan Roeslani Jadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah
-
Pengusaha Minta Pemerintah Beri Ruang Proyek Infrastruktur untuk UMKM Konstruksi
-
Rekomendasi Saham-saham yang Patut Dicermati Senin 12 Januari 2026
-
FAO: 43,5% Masyarakat Indonesia Tidak Mampu Beli Makanan Bergizi, Negara Intervensi Lewat MBG