Suara.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengungkapkan, program penanganan kemiskinan ekstrem di Jateng berjalan bagus.
Menurut Ganjar, progres tersebut tak lepas dari berbagai intervensi yang dilakukan Pemprov Jateng dalam mengatasi problem kemiskinan ekstrem. Di antaranya bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RLTH), listrik, sumber air, hingga jambanisasi.
Di tahun 2022 sendiri, Ganjar telah menyelesaikan target 11.417 bantuan rehabilitasi RLTH. Tahun ini target bantuan rehab RTLH ditambah menjadi 15 ribu unit.
“Beberapa intervensinya sudah mulai bagus, kita cek rumah yang tidak layak huni, kita cek jambannya, airnya, anak tidak sekolah, dan penyandang disabilitas. Ini beberapa yang menjadi prioritas kami. Kita coba kerjakan," kata Ganjar ditulis Kamis (8/6/2023).
Ganjar mengatakan, verifikasi dan validasi data kemiskinan ekstrem sudah seratus persen dengan bantuan kepala daerah dan kepala desa (kades) se-Jateng.
Ganjar meminta kebutuhan intervensi dari dana APBD segera dikerjakan. Sementara, Ganjar juga ingin intervensi tersebut dilakukan secara gotong royong melalui sumber non-APBD seperti Baznas, CSR, hingga kolaborasi filantrop.
"Sekarang kita mulai petakan yang ada di masing-masing kabupaten/kota. Alhamdulillah yang stunting seratus persen sudah diintervensi. Ini menyenangkan sehingga kalau stunting itu hitungannya bisa kita kerjakan selama tiga bulan harusnya sudah ada hasilnya,” kata Ganjar.
“Jumat besok saya minta untuk dikumpulkan hasil seluruh intervensi yang ada sehingga kita akan bisa tahu seberapa mereka bisa kita selesaikan dengan cepat," sambungnya.
Ganjar optimis target Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengejar kemiskinan ekstrem nol persen di 2024 segera dikejar. Strategi pun telah disusun Ganjar seperti penggunaan anggaran dari APBD yang murni dikerjakan Pemprov Jateng dan potensi APBD perubahan yang bisa dilakukan bersama DPRD.
Baca Juga: Pedenya Selangit! AHY Masuk Radar Cawapres Ganjar, Koalisi Perubahan: Artinya Kita Gak Salah Pilih
"Lalu persiapan RAPBD tahun 2024. Masih ada satu kesempatan meskipun saya selesaikan di bulan September tetapi desain bisa kita lakukan sekarang sehingga nanti kita ajak kawan-kawan DPRD untuk bisa mengeroyok yang ada di kabupaten/kota," papar Ganjar.
Selain stunting sudah seratus pesen, sejumlah indikator masih membutuhkan intervensi. Sebab itu Ganjar meminta pemerintah kabupaten/kota berinisiatif mengajak perusahaan-perusahaan yang ada di setiap daerah untuk membantu.
"Umpama (di Grobogan) ada satu perusahaan semen di sana, ya sudah dong kamu bantu soal RTLH, bantu soal jamban, itu kan fisik semuanya. Kemarin ketemu dengan asosiasi penambang, ini legal semua, mereka memberikan CSR-nya juga bisa,” katanya.
Di samping itu, Ganjar menyebut kerja sama dengan perusahaan juga bisa dilakukanuntuk mengintervensi persoalan pengangguran. Salah satunya dengan mempekerjakan warga dalam projek padat karya atau memberi pelatihan.
Sementara untuk bidang pendidikan, Ganjar sedang menyiapkan desain untuk mengintervensi anak tidak sekolah dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Ganjar ingin semua anak usia sekolah mendapatkan pendidikan layak sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
Berita Terkait
-
Pedenya Selangit! AHY Masuk Radar Cawapres Ganjar, Koalisi Perubahan: Artinya Kita Gak Salah Pilih
-
Tahu Arah Pembangunan Jokowi, Ganjar Pranowo Diyakini Punya Tempat Spesial Buat Basuki Hadimuljono
-
Ungkap Parpol Lain yang Ikutan Dukung Ganjar Capres, Hasto PDIP: Hasto: Besok Kami Kedatangan Partai Perindo
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran
-
Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta
-
Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana
-
Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026
-
Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel
-
Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup
-
Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll
-
Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok
-
Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000
-
BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional