Suara.com - Guna memperkuat kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) sektor koperasi, Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) menggelar pelatihan dan sertifikasi kompetensi manajer koperasi.
Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo mengungkapkan, selain melakukan penyaluran dana bergulir, LPDB-KUMKM juga diamanatkan melakukan pendampingan dalam rangka meningkatkan daya saing dan produktivitas koperasi.
"Salah satu upaya kami, dengan memberikan fasilitasi berupa pelatihan dan sertifikasi manajer bagi koperasi-koperasi mitra maupun calon mitra LPDB-KUMKM," ujar Supomo dalam keterangan persnya, ditulis Selasa (13/6/2023).
Supomo menambahkan, dalam pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi ini, LPDB-KUMKM bekerja sama dengan PT Naynau Jasa Utama dalam hal memberikan pembekalan berupa pelatihan.
"Selain itu, kami juga menggandeng PT Lembaga Sertifikasi Profesi Koperasi Jasa Keuangan dalam hal pelaksanaan assessment bagi peserta sertifikasi," tambah Supomo.
Adapun, kegiatan pelatihan akan dilaksanakan selama 2 (dua) hari pada tanggal 12 dan 13 Juni 2023. Selanjutnya, akan dilaksanakan assessment sertifikasi manajer pada tanggal 14 dan 15 Juni 2023.
"Harapan kami melalui kegiatan ini, adalah agar pengelolaan usaha simpan pinjam di koperasi dapat dilakukan dengan lebih baik, koperasi terus berkembang sehingga kelancaran pengembalian pinjaman/pembiayaan dana bergulir akan terus terjaga," terang Supomo.
Menurut Supomo, pelatihan ini sangat diperlukan bagi koperasi, sebagai kunci sukses keberhasilan dalam menjalankan roda lembaga keuangan koperasi pada situasi seperti ini.
"Pelatihan dan sertifikasi ini dapat menjadi suatu referensi untuk pengurus koperasi dalam menyusun dan mengelola koperasi secara lebih baik, serta dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan jaringan koperasi secara lebih luas," jelasnya.
Baca Juga: 9 Rusun Di Jakarta Kembangkan Koperasi Hidroponik
Sebab, lanjut Supomo, saat ini LPDB-KUMKM sudah menjadi acuan bagi dinas-dinas koperasi, bahwa koperasi yang sudah lolos dapat pinjaman atau pembiayaan dari LPDB-KUMKM adalah koperasi yang baik dan yang menjadi harapan daripada gerakan koperasi dan dinas-dinas.
Sementara itu, peserta pelatihan dan sertifikasi manajer koperasi ini diikuti oleh 31 koperasi yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari koperasi di Aceh hingga Nusa Tenggara Timur.
"Saya berharap dengan adanya kegiatan sertifikasi manajer ini dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) koperasi, khususnya pengelola Koperasi Simpan Pinjam maupun Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah, sehingga memiliki kompetensi yang cukup dalam mengelola koperasi secara profesional dan akuntabel, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada koperasi," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
5 Saham Ini Paling Banyak Dijual Investor Asing di Sesi I
-
IHSG Keok ke 6.400, Purbaya Minta Investor Tak Takut: Serok Bawah Sekarang, 1-2 Hari Balik
-
Rupiah Makin Jeblok ke Rp 17.660, Purbaya Tuding Gegara Ada Sentimen 1998
-
Penyebab IHSG Ambles 3,76% pada Sesi I Hari Ini
-
Saham BCA Punya Harapan, Segini Target Harga Hari Ini
-
Ucapan Prabowo Cukup Buat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah Hari Ini
-
Rupiah Tembus Rp17.658, Pengamat Soroti Pernyataan Prabowo
-
Ambisi Raksasa PSEL Danantara: Target IPO 2028 di Tengah Penundaan dan Penolakan Keras Daerah
-
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.649 Triliun di Bulan Mei
-
Pihak-pihak Ini Senang Dengar Rupiah Melemah