Suara.com - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Adapun, penandatanganan perjanjian kerja sama ini ditandatangani oleh Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo dengan Direktur Utama PT Jamkrida Kaltim Agus Wahyudin.
Turut hadir dalam penandatanganan kerja sama ini Direktur Pengembangan Usaha LPDB-KUMKM Jarot Wahyu Wibowo, Direktur Keuangan LPDB-KUMKM Ahmad Nizar, Komisaris Utama PT Jamkrida Kaltim Meliana, Komisaris Independen Yuyun Hadi Suparti, dan Direktur Operasional PT Jamkrida Kaltim Juliantina.
Supomo mengatakan, dalam menyalurkan pinjaman atau pembiayaan dana bergulir kepada koperasi, LPDB-KUMKM membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk peran PT Jamkrida Kaltim sebagai lembaga penjaminan kredit dalam mendukung eksositem bisnis koperasi dan UMKM.
"Kami dalam menyalurkan dana bergulir tidak ada kuota per daerah atau provinsi, tetapi siapa saja yang bisa mengajukan ayo ajukan kepada kami di LPDB-KUMKM, kami siap mensupport," ujar Supomo dalam keterangannya ditulis Kamis (8/6/2023).
Supomo menambahkan, kerja sama ini merupakan tindak lanjut kerja sama yang sudah berjalan sejak tiga tahun lalu, dimana pada perjanjian kerja terbaru ini dilakukan pembaharuan dan juga action plan dari masing-masing pihak untuk semakin memberikan akses kepada koperasi untuk mendapatkan pinjaman atau pembiayaan dana bergulir.
"Jadi ini bukan hanya sekedar kerja sama saja, tetapi akan ada action plan yang akan kami laksanakan. Jika PT Jamkrida Kaltim sudah ada nasabah atau mitra koperasi yang bagus dan potensinya besar, ayo ajukan kepada kami. Kalaupun perlu melakukan sosialisasi dan bimbingan teknis kami siap berkolaborasi," terang Supomo.
Menurut Supomo, saat ini dengan adanya proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur menjadi magnet tersendiri bagi sektor koperasi dan UMKM untuk berkembang dan menangkap peluang ekonomi kedepannya.
"Ini kan ada IKN untuk sektor koperasi ayo kita gali bersama potensinya, kita kembangkan koperasi dan UMKM. Jika memerlukan informasi secara lengkapnya ada di website dan media sosial kami," tambah Supomo.
Baca Juga: Upaya Menekan Alih Fungsi Lahan dalam Program CSR, Direktorat KLHK Apresiasi Kinerja Pertamina
Sementara itu, Direktur Utama PT Jamkrida Kaltim Agus Wahyudin mengungkapkan, potensi sektor koperasi dan UMKM di Kalimantan Timur cukup tinggi,akan tetapi perlu dukungan dari berbagai pihak untuk menjadikan sektor koperasi dan uMKM bangkit pasca pandemi covid-19 lalu.
"Dengan ada kerja sama ini, kami harapkan ini menjadi pemicu bangkitnya sektor koperasi dan UMKM di Kaltim ini, karena potensinya cukup besar, dengan bersama LPDB-KUMKM ini bisa memberikan kemudahan bagi koperasi mengakses dana bergulir," pungkas Agus.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
-
Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026
-
BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri