Suara.com - Bakal calon presiden (Bacapres) PDIP, Ganjar Pranowo menghadiri acara hangout yang spesial bersama ribuan orang yang terdiri dari generasi Z atau gen Z, influencers dan milenial di Sumatera Utara (Sumut).
Dalam acara tersebut, Ganjar menjelaskan mengenai pentingnya mempersiapkan blue print atau rencana aksi strategis bagi anak muda dalam menghadapi tantangan masa depan, terutama dalam menghadapi bonus demografi di Indonesia.
Ganjar juga mengajak generasi muda di Sumut untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah dan memanfaatkan potensi yang dimiliki, terutama dalam sektor ekonomi kreatif, teknologi informasi, dan industri kreatif lainnya.
Ganjar juga menyoroti pentingnya pendidikan dan pelatihan yang relevan dengan perkembangan zaman untuk meningkatkan daya saing generasi muda.
"Maka bonus demografi itu hari ini menurut saya, mengeluarkan seluruh talenta dan kemampuan, serta bakat untuk di fasilitasi, biar berkembang. Kamu (anak muda) punya talenta bagus, pemerintah mesti support, ada yang tidak beres itu sumbatan, mesti diberesin," ujar Ganjar ditulis Selasa (13/6/2023).
Ganjar juga memberikan beberapa langkah konkret yang dapat dilakukan oleh generasi muda dalam menghadapi bonus demografi. Salah satunya adalah mengembangkan kreativitas dan inovasi sebagai sumber daya yang tak ternilai.
Menurut Ganjar, generasi muda harus memperkuat keterampilan digital dan memanfaatkannya sebagai alat untuk menghasilkan karya yang bernilai.
Ganjar juga mengungkapkan bahwa dirinya selalu memberikan ruang bagi anak muda untuk magang di tempatnya. Sehingga mereka yang magang bisa berkembang karena ada bimbingan.
"Ada yang entrepreneur, ada yang bicara seni, ada olahraga, mungkin yang lain juga akan bicara bakat-bakat yang tidak kelihatan apalagi di dunia digital. (Seperti) membuat platform, membuat jejaring, itu luar biasa," ucapnya.
Baca Juga: Pekerja Generasi Z Lebih Rentan Kena Neuropati, Kenapa?
Ganjar Pranowo juga berpesan kepada generasi muda agar tidak takut untuk bermimpi besar dan mengambil risiko dalam mengejar tujuan mereka. Gubernur dua periode itu mengatakan bahwa dengan semangat pantang menyerah dan kerja keras, generasi muda memiliki potensi untuk mencapai kesuksesan yang luar biasa.
"Kalian pasti bisa," tegas Ganjar kapada gen Z, influencers dan milenial yang hadir.
Acara hangout tersebut juga menjadi momentum bagi generasi muda di Sumut untuk saling bertukar ide, berkolaborasi, dan membentuk komunitas yang dapat saling mendukung dan memperkuat potensi masing-masing.
Dalam acara hangout, Ganjar memasuki ruang disambut dengan pemandangan menakjubkan, yaitu sebuah light tunnel yang terbuat dari tumpukan botol plastik. Hal ini mencerminkan semangat untuk mendaur ulang dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Selanjutnya, Ganjar menuju area pameran handcraft yang dibuat oleh sejumlah komunitas seperti Borna, Binjai Crafter Community, Maros, Winds.co, Ayf in Crafted, Dhanusa Project, rumah kreatif anak Medan dan sebagainya. Salah satu narasumber, winds.co, seorang produsen produk rotan, berbagi pengalaman tentang penggunaan bahan ramah lingkungan dalam produksinya.
Sejumlah produk unik, menarik dan sejumlah produk terbuat dari bahan daur ulang seperti kerajinan tas dan topi dari bahan karung goni, peralatan dapur. Lalu ada lukisan, mainan anak bentuk bangunan rumah, perahu, mobil, motor dan produk lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Waspada! Modus Phishing hingga Social Engineering Masih Intai Nasabah Bank
-
Pemerintah Klaim Harga Pangan Masih Stabil Jelang Imlek dan Ramadan
-
BUMN Kerahkan Produk Unggulan untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera
-
Ubah Indentitas, Mayoritas Bisnis PIPA akan Lebih Condong ke Migas
-
Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!
-
Tok! Pemerintah Gratiskan PPN 100 Persen untuk Tiket Pesawat Lebaran 2026, Cek Syaratnya
-
DJP Endus Pengemplang Pajak di Sektor Baja dan Hebel
-
Alasan Pemerintah Gunakan Beras Bulog untuk Jemaah Haji
-
Layanan Perbankan Kini Bisa Diakses Lewat Smartwatch
-
11 Juta PBI BPJS Kesehatan Mendadak Nonaktif, Bagaimana Dana Jaminan Sosial Dikelola?