Suara.com - Harga saham emiten tambang milik suami Ketua DPR RI Puan Maharani yakni Happy Hapsoro PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) tiba-tiba ambles hingga auto reject bawah (ARB) 15 persen, sehingga menjadi saham top losser sepanjang perdagangan akhir pekan ini.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham RAJA terjun hingga minus 14,95 persen ke level Rp910/saham.
Sepanjang hari ini, saham RAJA ditransaksikan sebanyak dengan nilai Rp31,9 miliar dengan volume perdagangan mencapai 33,79 juta saham.
Begitu juga dengan saham yang masih terafiliasi dengan Happy Hapsoro, yakni PT Singaraja Putra Tbk (SINI) dimana saham ini ambles 14,89 persen atau juga menyentuh ARB hingga berkahir di posisi Rp295/saham.
Ambruknya sejumlah saham milik Happy Hapsoro ini imbas ketakutan pasar ussai Kejaksaan Agung menetapkan Direktur Utama PT Basis Utama Prima (BUP) Muhammad Yusrizki menjadi tersangka kasus korupsi BTS Kominfo.
PT Basis Utama Prima sendiri ini merupakan perusahaan milik Happy Hapsoro.
Kejaksaan Agung sngsung menahan Muhammad Yusrizki setelah menetapkannya sebagai tersangka kasus korupsi penyediaan infrastruktur base transceiver station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 Bakti Kementerian Kominfo tahun 2020-2022.
"Setelah kita lakukan pemeriksaan secara intensif sehingga pada hari ini juga yang bersangkutan kita naikkan statusnya sebagai tersangka dan selanjutnya kita lakukan penahanan di Rutan Salemba cabang Kejagung untuk 20 hari ke depan," kata Direktur Penyidikan pada Jampidsus, Kuntadi, dalam konferensi pers di Kejagung, Kamis (15/6/2023).
Baca Juga: CEK FAKTA: Puan Tawarkan Diri Jadi Cawapres Anies Gegara Tak Diusung PDIP, Benarkah?
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
Mendag Siapkan Aturan Baru usai BUMN Ekspor PT DSI Dibentuk Danantara
-
Promo JSM Superindo Terbaru Minggu Ini 22-24 Mei 21026, Daging Ayam Diskon 40 Persen!
-
Dari Rp34 Miliar Tinggal Rp15,3 Miliar, Trader Ini Jadi Korban Jumat Berdarah Kripto
-
Lalamove Masuk Jerman, Bidik 3,4 Juta UKM dengan Logistik On-Demand
-
Purbaya Klaim Tahu Apa yang Terjadi di Dugaan Kasus Korupsi Dirjen Bea Cukai
-
Sosok di Balik Danantara Sumberdaya Indonesia, Direksinya Orang Asing
-
Cara Investasi SBN untuk Pemula Saat Suku Bunga Naik dan Berapa Minimal Belinya?
-
Ini Alasan Hulu Migas Dikecualikan dari Skema Ekspor DSI
-
Rupiah Melemah dan Suku Bunga Naik, Ini 3 Tipe Investasi untuk Pemula Amankan Tabungan
-
Profil Luke Thomas Mahony, WN Australia Eks Petinggi Vale Jadi Dirut PT DSI